ANALISIS PERENCANAAN PELAKSANAAN PEKERJAAN PERKERASAN KAKU/ RIGID PAVEMENT RUAS PADANG RATUKALIREJO (LINK.032) Sta. 0+000 s/d 0+685 Km KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

Masherni Masherni, Agus Surandono, Ahmat Ari Saputra

Abstract


Jalan merupakan prasarana transportasi darat yang paling banyak digunakan oleh masyarakat untuk melakukan mobilitas keseharian dibandingkan dengan transportasi air dan udara, sehingga volume kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut harus mampu di dukung oleh perkerasan jalan pada ruas jalan yang dilewatinya. Jenis perkerasan jalan, dapat berupa Perkerasan lentur (flexible pavement), Perkeraaan kaku (rigid pavement), dan Perkerasan Komposit, yang menggabungkan perkerasan kaku dan perkerasan lentur. Khusus untuk perkerasan kaku (rigid pavement) yang terbuat dari beton semen baik bertulang maupun tanpa tulangan dan lebih banyak digunakan pada ruas jalan yang mempunyai volume kendaraan berat yang tinggi serta sering mengalami banjir. Salah Satunya adalah Kegiatan Pembangunan Jalan dan Jembatan, dengan Paket Pekerjaan Pembangunan Jalan Ruas Jalan Padang RatuKalirejo (LINK 032) di Kabupaten Lampung Tengah Provinsi Lampung. Panjang total dari Pembangunan Jalan Ruas Jalan Pdang RatuKalirejo Sepanjang 2,685 Km dengan Menggunakan dua jenis Perkerasan, Perkerasan Kaku (Rigid Pavement) sepanjang 0,685 Km dan 2,000 Km Perkerasan Lentur (Flexibel Pavement).

Berdasarkan hasil penelitian bahwa material yang digunakan telah sesuai dengan spesifikasi yang ada termasuk pemadatan tanah dan pembentukan penampang jalan, volume tanah agregat kelas B 663,40 dengan Panjang 685 m, Lebar 6,50 m, Tebal 15 Cm, pekerjaan Wet Lean Concrete memiliki mutu beton K.125, volume 424,70dengan lebar 6,50 m, tebal 10 cm, dan panjang 685 m tiap lajur, dengan slump sesuai spesifikasi yang ada yaitu 82, besi dowel yang dipakai yaitu 32, dengan panjang 70 cm, sedangkan Besi Tie Bar yang dipakai yaitu D 16, dengan panjang 70 cm. Pekerjaan Rigid Pavement menggunakan Beton K.350 serta Cutting Concrete Rigid Pavement dilakukan 1218 jam setelah pengecoran, dengan kedalaman 10 cm dengan menggunakan Concrete Cutter per segment (5m)

Keywords


Rigid Pavement, Beton K.350

Full Text:

Untitled


DOI: http://dx.doi.org/10.24127/tp.v9i2.1197

DOI (Untitled): http://dx.doi.org/10.24127/tp.v9i2.1197.g810

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.