PENGARUH VARIASI DIAMETER NOSEL TERHADAP TORSI DAN DAYA TURBIN AIR

Rosmiati Rosmiati, Ahmad Yani

Abstract


Turbin air merupakan salah satu jenis mesin fluida dari kelompok mesin-mesin tenaga
yang dapat merubah energy fluida menjadi energy mekanis berupa putaran poros turbin,
kemudian energy mekanis pada putaran poros turbin tersebut digunakan untuk memutarkan
generator dengan menggunakan air sebagai fluida kerja. Penelitian ini menggunakan turbin
pelton yang bersudu sendok sayur dan bertujuan penelitian untuk mengetahui pangaruh variasi
diameter nosel terhadap torsi dan daya turbin. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh
diameter nosel turbin terhadap torsi dan daya turbin yaitu torsi turbin maksimum terjadi pada
diameter nosel ⅓ inchi, kemudian torsi turbin kedua pada diameter nosel ½ inchi, torsi turbin
ketiga pada diameter nosel ¾ inchi, dan torsi turbin terendah terjadi pada diameter nosel 1
inchi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental nyata berskala
laboratorium. Dari hasil penelitian turbin air dapat diambil kesimpulan bahwa torsi turbin dan
daya turbin maksimum terjadi pada diameter nosel ⅓ inchi dengan nilai torsi sebesar 0,645 Nm
dan daya turbin maksimum dengan nilai sebesar 5,966 Watt. Sedangkan torsi turbin dan daya
turbin terendah terjadi pada diameter nosel 1 inchi dengan nilai torsi sebesar 0,165 Nm dan
nilai daya turbin sebesar 0,864 Watt.
Kata Kunci : Turbin air, diameter nosel, torsi dan daya turbin.


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24127/trb.v6i1.462

Refbacks

  • There are currently no refbacks.