EMANSIPASI GURU LAKI-LAKI TERHADAP PENDIDIKAN ANAK USIA DINI DI KOTA METRO (PERSPEKTIF STAKEHOLDER)
DOI:
https://doi.org/10.24127/jlpp.v5i2.1549Keywords:
Emansipasi, PAUD, StakeholderAbstract
Penelitian ini disebabkan karena keingintahuan untuk mengungkapkan fenomena yang terjadi selama ini pada pendidikan anak usia dini, salah satunya adalah untuk mengungkapkan fenomena yang terjadi bahwa guru atau tenaga pendidik PAUD yang banyak didominasi oleh guru perempuan daripada guru laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimanakah tanggapan dan pemahaman dari stakeholder (orang tua, guru dan kepala sekolah) terhadap guru laki-laki di PAUD kota Metro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan pendekatan studi kasus (case study), dan hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam masyarakat patriarki, laki laki di posisikan sebagai superioritas. Dimana anggapan bahwa laki-laki adalah sosok yang harus dihormati, disegani, dan lebih kuat di berbagai sektor dari pada perempuan, dan hanya perempuan saja yang cocok untuk mendidik anak usia dini .Kemudian kesetaraan gender juga di pengaruhi oleh pendidikan yang orangtua terima ketika masih menjadi anak-anak, sehingga keluarga, sekolah dan masyarakat yang tersosialisasikan secara turun temurun dari generasi ke generasi
Downloads
Published
Issue
Section
License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro provides open access to its content, promoting global knowledge exchange. All articles are freely available for reading and downloading. Under the CC-BY license, authors retain copyright but grant others permission to use the content, provided proper attribution is given. Users must cite the original source, including the author(s), Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro as the publisher, publication year, volume, and DOI (if available).
