PELESTARIAN TANAMAN BAMBU SEBAGAI UPAYA KONSERVASI DAERAH ALIRAN SUNGAI WAY SEMAKA LAMPUNG

Agus Sujarwanta, Suharno Zen

Abstract


Degradasi lahan di Indonesia, khususnya di Daerah Aliran Sungai (DAS) pada bagian hulu dan terlebih lagi pada bagian hilir lajunya terus meningkat. Lebih lanjut penyadaran kepada masyarakat dalam perspektif konservasi tanah dan air melalui pemanfaatan tanaman bambu juga terus dilaksanakan melalui pembuatan areal model rehabilitasi untuk upaya konservasi lahan miring yang rawan longsor dan lahan kritis. Penelitian ini dilaksanakan di Masyarakat DAS Sungai Semaka Tanggamus Lampung pada bulan November 2022 sampai bulan Mei 2023.  Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan sebagai penelitian field experiment, dan survei, dilakukan deskripsi fakta terhadap partisipasi masyarakat dalam pelestarian tanaman bambu untuk menanggulangi lahan marginal/kritis di DAS Way Semaka, serta pembuatan experiment berupa demonstrasi plot budidaya tanaman bambu yang melibatkan mahasiswa. Analisis data pada pemelitian ini yaitu deskriptif kualitatif partisipasi masyarakat dalam pelestarian/konservasi bambu. Data primer selanjutnya dianalisis secara deskriptif sesuai dengan tujuan penelitian, sedangkan data yang bersifat kuantitatif diolah secara tabulasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data Partisipasi masyarakat dalam kegiatan konservasi tanaman bambu di daerah aliran sungai Way Semaka dalam kategori tinggi dan Demplot tanaman bambu yang ditanam di polybag dan dipindahkan ke lokasi DAS mulai umur 3 bulan dari penanaman. Perlu adanya sosialisasi lebih lanjut dalam hal konservasi dan pemanfaatan berbagai olahan bambu yang lebih luas lagi bagi masyarakat di luar daerah aliran sungai Way Semaka Tanggamus Lampung.

Keywords


bambu. DAS, Way Semaka

References


Anonym. 2016. Konservasi Sumber Daya Air dengan Menanam Bambu. https://biodiversitywarriors.kehati.or.id/artikel/konservasi-sumber-daya-air-dengan-menanam-bambu/ Diakses Tanggal 19 Oktober 2022. Pukul 10;09 WIB.

Anonym.2022. Way Semaka. https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Way_Semaka. Diakses Tanggal 19 Oktober 2022. Pukul 10;09 WIB.

Deny. 2011. Pelestarian Hutan Bambu Untuk Mengatasi Pemanasan Global. https://bamboeindonesia.wordpress.com/bambu-sebagai-penyerap-karbon/makalah/deny-hingmadi/ Diakses Tanggal 9 Mei 2023. Pukul 18;00 WIB.

Departemen Kehutanan, 2006. Peta Lahan Kritis Wilayah Propinsi Bali. Balai

Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Unda Anyar. Denpasar.

I Dewa Nyoman Raka, I G.N. Alit Wiswasta, Dan I Made Budiasa. 2011. Pelestarian Tanaman Bambu Sebagai Upaya Rehabilitasi Lahan Dan Konservasi Tanah Di Daerah Sekitar Mata Air Pada Lahan Marginal Di Bali Timur. Agrimeta, Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan Ekosistem.

Imam Sulistianto. 2017. Hutan Bambu sebagai alternatif Konservasi DAS. Artikel website : https://konservasidas.fkt.ugm.ac.id/2017/06/21/hutan-bambu-sebagai-alternatif-konservasi-das/. Diakses Tanggal 19 Oktober 2022. Pukul 10;09 WIB.

Rini Srikus Saptaningtyas, Teti Handayani, Giska Ayu Pradana Putri K. 2021. Bambu Sebagai Solusi Untuk Rumah Layak Huni Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah Dengan Pola Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Setanggor Kabupaten Lombok Tengah. Jurnal PEPADU. Vol. 2 No. 2, April 2021.

Widjaja EA. 2014. Budidaya Bambu Untuk Menunjang Pemanfaatan Dan Konservasinya. Makalah dalam Lokakarya Bambu Flores di Borong Tanggal 2–5 September 2014.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/jlpp.v8i1.2877

Refbacks

  • There are currently no refbacks.






Lihat  Statistik Saya

Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro  oleh Pusat Penelitian LPPM UM METRO dilisensikan berdasarkan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution 4.0 .