Paparan Konten Kecantikan TikTok Terhadap Pembentukan Persepsi Kecantikan Remaja Perempuan

Muh. Alham Afdal Daeng Matanre, Citra Glorya Pongdatu, Windy Bara Tau, Farah Fadia Faisal

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten TikTok terhadap persepsi kecantikan remaja perempuan. TikTok sebagai media sosial berbasis visual memiliki peran besar dalam membentuk standar kecantikan melalui fitur filter wajah, tren glowing skin, transformasi makeup, serta algoritma yang menampilkan konten serupa secara berulang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan analisis konten terhadap representasi kecantikan di TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan konten kecantikan di TikTok mendorong remaja melakukan perbandingan sosial, objektifikasi diri, serta pengawasan tubuh secara berlebihan. Banyak remaja merasa lebih percaya diri ketika menggunakan filter, namun di sisi lain muncul ketidakpuasan terhadap penampilan asli, rasa minder, dan tekanan untuk memenuhi standar kecantikan digital yang sempit. Selain dampak negatif, TikTok juga memiliki sisi positif melalui konten self-love, edukasi perawatan diri, dan ruang ekspresi identitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok memiliki pengaruh signifikan terhadap pembentukan persepsi kecantikan remaja perempuan, baik secara positif maupun negatif. Oleh karena itu, diperlukan literasi digital dan pendampingan dari keluarga maupun lingkungan agar remaja mampu membangun citra diri yang sehat, realistis, dan positif.

Keywords


TikTok; Persepsi Kecantikan; Remaja Perempuan; Media Sosial; Objektifikasi Diri

References


Alfiyyah, Nasywa, Hari Setyowibowo, dan Fredrick Dermawan Purba. 2023. “Gambaran Citra Tubuh Remaja Perempuan Indonesia.” Psyche 165 Journal 16(1):14–19. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v16i1.222

Belung, Yulinda Khairunnisa, dan Iswinarti Iswinarti. 2024. “Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Harga Diri Penampilan Fisik Pada Remaja : Tinjauan Sistematik.” Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Mayarakat 1(3):151–57. https://jurnal.kolibi.org/index.php/husada/article/view/2125.

Bhandari, Aparajita, dan Sara Bimo. 2022. “Kenapa semua orang main TikTok sekarang? Diri yang Teralgoritma dan Masa DepanMembangun Diri Sendiri di Media Sosial.” Sage Publications 8(1):1–11. 10.1177/20563051221086241.

Blacburn, Madison R., dan Rachel C. Hogg. 2024. “#ForYou? the impact of pro-ana TikTok content on bodyimagedissatisfaction and internalisation of societal beauty standards.” plos one 19(8):1–29. https://doi.org/10.1371/journal. pone.0307597.

Creswell, Jhon W. 2009. Research Design: Qualitative, Quantitative, And Mixed Methods Approaches. United States of America: Sage Publications.

Indriani, Anita Rosita Dewi, Dewi Khurun Aini, dan Ikhrom Ikhrom. 2025. “Pengaruh Influencer Kecantikan terhadap Ketidakpuasaan Citra Tubuh pada Perempuan.” Peshum : Jurnal Pendidikan, Sosial danHumaniora 4(4):5113–21. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i4.9552.

Krippendorff, Klaus. 2004. Content Analysis: An Introduction to Its Methodology. United States of America: Sage Publications.

Nurdin, Aulia Anjani, Axara Alejendra Anjani, Radiyya Alvaro Achmad Rabbani, Agus Mahardika, dan Handoyo Prasetyo. 2024. “Pengaruh Negatif Standar Kecantikan Dalam Media Sosial Terhadap Citra Diri Remaja Perempuan.” Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora 2(7):366–72. https://jurnal.kolibi.org/index.php/kultura/article/view/1908.

Paramitha, Maisya, Andik Matulessy, dan Nindia Pratitis. 2024. “Ketidakpuasan Tubuh pada Remaja: Peranan Perfeksionisme dan Komparasi Sosial dalam Media Sosial.” Jiwa: Jurnal Psikologi Indonesia 3(2):1–11. https://doi.org/10.30996/jiwa.v2i03.11624.

Yusuf, A. Muri. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Edisi Pertama. Jakarta: Kencana.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/jlpp.v11i1.5210

Refbacks

  • There are currently no refbacks.






Lihat  Statistik Saya

Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro  oleh Pusat Penelitian LPPM UM METRO dilisensikan berdasarkan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution 4.0 .