MENGAGAS INKUBATOR BISNIS ISLAMI
DOI:
https://doi.org/10.24127/sss.v2i1.1005Keywords:
Inkubator, BisnisAbstract
Era distruptif ditandai dengan internet of thing, semua sendi kehidupan terkoneksi dengan internet, sehingga perubahan semakin cepat dan tidak diprediksi, “Ancaman datang dari lawan-lawan tak kelihatan yang semula tidak pernah kita anggap sebagai sainganâ€. Kondisi ini menyebabkan pelaku pasar wait and see, apa yang terjadi selanjutnya pada dunia usaha, gamang memprediksi masa depan, apakah industri yang hari ini kokoh masih bertahan dimasa depan?,Volatility, Uncertaint, Complexity, Ambiguity (VUCA) menjadi corak kehidupan belakangan ini. Maka diperlukan pola fikir dan tindakan baru untuk menghadapi perkembangan ini, salah satunya adalah incubator bisnis Islami. Inkubator Bisnis Islami, menjadi wahana tempat dikembangkannya tenant pengusaha muslim yang tangguh menghadapi masa depan dengan prinsip nilai-nilai islam. Dengan demikian kreatifitas dan inovasi yang dihadirkan adalah inovasi yang tidak melahirkan kemudharatan (kerusakan/distruptif), karena agama dihadirkan Allah SWT kemuka bumi untuk keberkahan bukan sebaliknya.
Pendekatan yang digunakan adalah: (a). Tatap muka clasical di kelas (seperti layaknya kuliah). (b). Diskusi. (c). Penugasan. (d). Praktikum di pasar. (e). Memulai usaha. Mitra pengabdian adalah Yayasan Pemuda Mutiara Bangsa (YPMB) Ciputat, yang merupakan yayasan yang membawahi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia (STIE BI) Ciputat, yang bekerjasama dalam menginisasi terbentuknya mindset bisnis Islami di kalangan mahasiswa terpilih sebanyak 23 orang.
Pengabdian masyarakat ini menghasilkan upaya peningkatan pengetahuan dan kesadaran generasi muda muslim, pentingnya menjadi pengusaha sejak dini dengan prinsip-prinsip islam, yang dijanjikan Allah menghasilkan kesuksesan dunia dan akhirat. Kewirausahaan islam dengan sendirinya menjaga diri pengusahanya agar selalu menghidupkan nilai-nilai keislaman, bukan hanya pada tataran diri, juga keluarga, masyarakat, Negara bahkan dunia (muamalah). Semakin banyak pemuda-pemuda muslim yang menjadi pengusaha maka akan semakin memperkuat dan memajukan perekonomian Islam.
References
Kemenko bidang ekonomi tahun 2015
Mudjiarto, 2017, slide presentasi workshop pembentukan Pusat Inkubator dan Kewirausahaan (PIBK) UMJ.
Kasali, Kasali, 2017, Tomorrow is today, inilah Inovasi distruptif perusahaan Indonesia dalam menghadapi lawan-lawan tak kelihatan, Rumah Perubahan dan Mizan, Bandung.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.  Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The author warrants that the article is original, written by stated author(s), has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author(s).

Creative Commons License
SINAR SANG SURYA: Jurnal Pusat Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.