Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme sebagai Alternatif Desinfektan Alami di Masa Pandemi Covid-19 bagi Warga Km.15 Kelurahan Karang Joang

Authors

  • Rima Gusriana Harahap Institut Teknologi Kalimantan
  • Nurmawati Nurmawati Institut Teknologi Kalimantan
  • Anggoronadhi Dianiswara Institut Teknologi Kalimantan
  • Destyariani Liana Putri Institut Teknologi Kalimantan

DOI:

https://doi.org/10.24127/sss.v5i1.1505

Keywords:

Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme sebagai Alternatif Desinfektan Alami di Masa Pandemi Covid-19 bagi Warga Km.15 Kelurahan Karang Joang

Abstract

ABSTRAK

 

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendapatkan alternatif produk alami sebagai cairan pembersih, desinfektan, dan pupuk organik di masa pandemi covid-19 serta mengurangi dampak pencemaran lingkungan. Metode pelaksanaan diawali dengan pengumpulan data dan informasi, koordinasi tim dan mitra, tahap persiapan serta kegiatan pelatihan kepada mitra. Inovasi dan kreativitas dalam pembuatan eco-enzyme, hadir sebagai solusi terbaik bagi ibu rumah tangga dalam mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Para ibu rumah tangga memiliki aktivitas baru, bisa lebih menghemat pengeluaran dan secara tidak langsung membantu para petugas kebersihan dalam memilah sampah rumah tangga menjadi sampah organik dan anorganik. Melalui kegiatan ini diharapkan para ibu rumah tangga bisa semakin kreatif dan inovatif dalam mengolah sampah rumah tangga kedepannya.

 

Kata kunci: eco-enzyme, covid-19, sampah, ibu rumah tangga, desinfektan

ABSTRACT

This community service activity aims to obtain alternative natural products as cleaning fluids, disinfectants, and organic fertilizers during the Covid-19 pandemic and reduce the impact of environmental pollution. The implementation method begins with data and information collection, team and partner coordination, preparation stages and training activities for partners. Innovation and creativity in making eco-enzyme are present as the best solution for housewives in processing organic garbage into something more useful. Housewives have new activities, can save more money and indirectly help cleaners in sorting household garbage into organic and inorganic garbage. Through this activity, it is hoped that housewives can be more creative and innovative in treating household garbage in the future.

Keywords: eco-enzyme, covid-19, garbage, housewives, disinfectant

Author Biographies

Rima Gusriana Harahap, Institut Teknologi Kalimantan

Teknik Kelautan

Nurmawati Nurmawati, Institut Teknologi Kalimantan

Teknik Kelautan

References

Arun, C., dan Sivashanmugam, P. (2015). Identification and Optimization of Parameters for the Semi-continuous Production of Garbage Enzyme from Pre-consumer Organic Waste by Green RP-HPLC Method. Waste Management, 44, pp. 28-33.
Gugus Percepatan Penangan Covid-19. (12-08-2020). Covid-19.go.id. Indonesia
Ramadani, A. H., Rosalina, R., dan Ningrum, R. S. (2018). Pemberdayaan Kelompok Tani Dusun Puhrejo dalam Pengolahan Limbah Organik Kulit Nanas sebagai Pupuk Cair Eco-enzim. Hayati, 6 (ISBN 978-602-61371-2-8).
Thirumurugan, P., dan Mathivanan, K. (2016). Production and Analysis of Enzyme Bio-cleaners from Fruit and Vegetable Wastes by using Yeast and Bacteria. Student project Report (DO Rc. No. 1082/2015A, pp. 4-6.

Published

2021-02-14