Peningkatan Profesional Berkelanjutan Melalui Pelatihan E-Counseling Bagi Konselor Pendidikan Alumni BK UNNES dalam Menyongsong Era Masyarakat 5.0

Mulawarman Mulawarman, Sigit Hariyadi, Eni Rindi Antika, Dwi Yuwono Puji Sugiharto, Vriemadieska Ayuanissa Waluyan, Vira Mulyawati, Ari Eko Wibowo, Iis Aisyah

Abstract


Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melatih e-counseling pada guru BK/konselor pendidikan untuk meningkatkan keterampilan e-counseling di kalangan konselor pendikan atau guru BK dalam rangka menyongsong era masyarakat 5.0. E-counseling merupakan proses konseling yang dilakukan oleh konselor profesional kepada konseli dengan memanfaatkan teknologi. Pelatihan ini diberikan kepada 25 Konselor pedidikan yang tergabung dalam ikatan alaumni BK UNNES. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode online training dengan dua metode yaitu sinkron dan asinkron yang dilaksanakan selama dua hari melalui aplikasi zoom meeting dan google classroom. Untuk mengukur keterampilan peserta dalam mengaplikasikan e-counseling menggunakan instrument e-counseling. Hasil pelatihan ini menjukan adanya peningkatan kemampuan e-counseling pada peserta yang ditujukan dengan peningkatan skor pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil pelatihan menujukan bahwa terdapat perbedaan signifikan kemampuan konselor sebelum dan sesudah diberikan pelatihan e-counseling. Selanjutnya para peserta pelatihan memberikan feedback positif karena pelatihan ini dinilai memberikan wawasan baru bagi mereka berkaitan dengan e-counseling dan berharap pelatihan dapat diberikan lebih intens dan lebih sering sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan keprofesionalan guru BK/konselor pendidikan

Keywords


E-counseling, Konselor Pendidikan, Era Masyarakat 5.0

References


Alimuddin, Z. (2020). Zulkifar Alimuddin: Era Masyarakat 5.0, Guru Harus Lebih Inovatif dalam Mengajar. TIMESINDONESIA. https://hafecs.id/zulkifar-alimuddin-era-masyarakat-5-0-guru-harus-lebih-inovatif-dalam-mengajar/

Alleman, J. R. (2002). Online counseling: The Internet and mental health treatment. Psychotherapy: Theory, Research, Practice, Training, 39(2), 199–209.

Antika, E. R. (2017). Internalisasi mind skills mahasiswa BK dalam praktik keterampilan dasar komunikasi melalui strategi supervisi terbimbing. Tesis. Malang: BK FIP Universitas Negeri Malang.

Asrowi. (2012). Cybercounseling Sebagai Alternatif Pengembangan Komunikasi Konseling Individual Alternatif Dan Ansipatif Perkembangan Teknologi Modern. Himcyoo.Wordpress.Com. https://himcyoo.wordpress.com/2012/06/02/cybercounseling-sebagai-alternatif-pengembangan-komunikasi-konseling-individual/#more-2143

Bloom, J. W. (1998). The ethical practice of web counseling. British Journal of Guidance and Counseling. British Journal of Guidance and Counseling, 26(1), 53–59.

Bloom, J., & Walz, G. (2004). Cybercounseling & Cyberlearning: An Ancore. CAPS Press.

Evans, J. (2009). Online Counseling and Guidance Skills: A Resource for Trainees and Practitioners. SAGE PUBLICATIONS, Ltd. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.4135/9781446216705

Hidayah, N. (2015). Cognitive-Behavioraal Cybercounseling to Improve Junior High School Student’s Self-Regulated Learning. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 7(4), 241–243.

Laila, K., & Hendriyanto. (2021). Menyiapkan Pendidik Profesional Di Era Society 5.0. Direktorat Sekolah Dasar. http://ditpsd.kemdikbud.go.id/artikel/detail/menyiapkan-pendidik-profesional-di-era-society-50

Muslikah, M., Semarang, U. N., Hariyadi, S., Semarang, U. N., Amin, Z. N., & Semarang, U. N. (2016). Pengembangan Model Peer Counseling sebagai Media Pengalaman Praktik Indonesian Journal of Guidance and Counseling : Theory and Application. September.

Nastiti, F. E., & Abdu, A. R. N. (2020). Kajian: Kesiapan Pendidikan Indonesia Menghadapi Era Society 5.0. Edcomtech: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan, 5(1). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.17977/um039v5i12020p061

Nugroho, C. (2020). Cyber Society: Teknologi, Media Baru, dan Disrupsi. Kencana.

Pemerintah RI. (2005). Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005. Standar Nasional Pendidikan, 1, 1–95. http://peraturan.go.id/inc/view/11e44c4eb77760a08616313231363039.html

Prabawa, A. F. (2015). Pengembangan Panduan Cybercounseling Realita untuk Meningkatkan Keterbukaan Diri Siswa. Skripsi. Malang: BK FIP Universitas Negeri Malang.

Prabawa, A. F. (2017). Pengembangan Siber Konseling Realita Berbasis Android untuk Meningkatkan Kejujuran Akademik Siswa SMA. Tesis. Malang: BK FIP Universitas Negeri Malang.

Prabawa, A. F. (2018). Peran Lingkungan Membentuk Generasi Rahmatan Lil Alamin. LPI Sabilillah Malang.

Puspita, Y., Fitriani, Y., Astuti, S., & Novianti, S. (2020). SELAMAT TINGGAL REVOLUSI INDUSTRI 4.0, SELAMAT DATANG REVOLUSI INDUSTRI 5.0. In PROSIDING SEMINAR NASIONAL. file:///C:/Users/Lenovo/Downloads/3794-6814-1-PB.pdf

Saputra, Nurt M.A, H. H. ., D, A., & Muslihati. (2020). Pelaksanaan Layanan Cyber Counseling Pada Era Society 5.0: Kajian Konseptual.

Suryanti. (2019). PENERAPAN METODE DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN KOGNITIF SISWA KELAS VII SMPN 7 KUNTODARUSALAM. file:///C:/Users/Lenovo/Downloads/3095-Article Text-8022-1-10-20190430.pdf




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/sss.v5i2.1665

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


indexing by:

   

 

Supported by: