Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Pengelolaan Sampah Menjadi Kerajinan Bagi Siswa SDN 12 Way Ratai Pesawaran

Suami Indarwati, Ferizal Masra, Linda Barus, Bambang Murwanto, Nawan Prianto

Abstract


ABSTRAK

Permasalahan sampah telah menjadi salah satu isu sentral yang sangat serius di banyak negara termasuk Indonesia. Tidak ada di satu kawasan Indonesia pun, yang terbebas dari sampah. Akibat jumlah penduduknya yang sangat besar, maka hasil samping dari produksi manusia khususnya dari jenis sampah rumah tangga juga sangat besar. Secara rata-rata, volume sampah yang dihasilkan oleh manusia adalah sekitar 0,5 kg / per kapita tiap hari, Kepala DLH Provinsi Lampung, Emilia Kusumawati mengatakan dari 1,64 juta ton sampah yang dihasilkan pada 2022 itu, per harinya dihasilkan 4.515 ton sampah."Selama 2022 di Lampung terdapat timbunan sampah sebanyak1,64 juta ton. Itu per harinya ada 4.515 ton sampah," kata Emil. Jumlah timbulan sampah ini meningkat dibandingkan 2019 lalu yang hanya menghasilkan 1,46 juta ton per tahun.Bentuk intervensi tersebut salah satunya melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (pengabmas) dosen Poltekkes Tanjungkarang, Jurusan Kesehatan Lingkungan, dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah. Dalam kegiatan pemngabmas ini maka bentuk kegiatannya adalah mengolah sampah bekas botol minuman dan sejenisnya. Kegiatan tersebut melalaui beberapa tahapan, yaitu pembukaan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan dan monitoring dan evaluasi. Produk yang dihasilkan adalah vas bunga, wadah atk, dsb.Diharapkan hasil kegiatan tersebut bisa dipraktekkan ke depannya, agar menambah kreativitas dan inovatif serta hasilnya dapat bernilai ekonomis, dan dampak negatif dari timbunan-timbunan sampah yang bisa merusak lingkungan dapat teratasi.

Kata Kunci : sampah, pemberdayaan, berkelanjutan.

ABSTRACT

The waste problem has become a very serious central issue in many countries, including Indonesia. There is not even one area in Indonesia that is free of waste. As a result of the very large population, the by-products of human production, especially household waste, are also very large. On average, the volume of waste produced by humans is around 0.5 kg/per capita per day, Head of DLH Lampung Province, Emilia Kusumawati said of the 1.64 million tons of waste generated in 2022, 4,515 tons of waste are produced annually. "During 2022 in Lampung there will be 1.64 million tons of garbage. That per day there are 4,515 tons of waste," Emil said. The amount of waste generation has increased compared to last 2019 which only produced 1.46 million tones annually.One form of this intervention is through community service activities (pengabmas) for lecturers at the Tanjungkarang Health Polytechnic, Department of Environmental Health, with the aim of increasing knowledge, skills and community empowerment in waste management. In this Pemngabmas activity, the form of activity is to process waste from used drink bottles and the like. The activity went through several stages, namely opening, outreach, training, mentoring and monitoring and evaluation. The products produced are flower vases, stationery containers, etc.It is hoped that the results of these activities can be put into practice in the future, in order to increase creativity and innovation and the results can be of economic value, and the negative impacts of landfills that can damage the environment can be overcome.

Keywords: waste, empowerment, sustainable


Keywords


sampah, pemberdayaan, berkelanjutan.

Full Text:

PDF

References


Budiasih, K.S., 2010. Pemilahan Sampah sebagai Upaya Pengelolaan Sampah yang Baik. Makalah Program PPM. Jurusan Pendidikan Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta

Damanhuri, E., Padmi, T., 2011. Pengelolaan Sampah. Diktat Kuliah. Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung, Bandung

Galileo, R., 2012. Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Pengelolaan Sampah Pasca Penetapan UU No. 18 Tahun 2008. Jurnal Demokrasi & Otonomi Daerah, 10(1) : 1- 66

Mulasari, S.A., 2007. The Community Participation Factor of Waste Self-Management in Gondolayu Village Province of Yogyakarta. Proceedings International Seminar on Reserch in Sciences. Ahmad Dahlan University Yogyakarta, Indonesia. September 11th 2007 : 224-232




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/sss.v7i2.2795

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


indexing by:

   

 

Supported by: