Peningkatan Keterampilan Guru SDN Puji Rahayu dan SDN 2 Sido Asri dalam Mendeteksi dan Menangani Siswa Disleksia Menggunakan Pendekatan Neuropsikologi
DOI:
https://doi.org/10.24127/sss.v8i1.2816Abstract
Mendeteksi dan menangani siswa disleksia menjadi tantangan tersendiri pada guru di tingkat sekolah dasar (SD), begitu pula pada SDN Puji Rahayu dan SDN 2 Sidoasri. SDN Puji Rahayu dan SDN 2 Sidoasri, tergabung dalam komunitas belajar pada program sekolah penggerak. Melalui komunitas belajar, kesulitan yang sering ditemukan pada kelas awal, adalah siswa yang mengalami kesulitan membaca dan menulis dengan lancar. Permasalahan utama mitra adalah ketidakmampuan guru mendeteksi secara dini siswa yang mengalami disleksia. Intervensi dini yang tepat sangat penting dilakukan. Jika kesulitan membaca dapat diidentifikasi lebih awal dan bantuan yang tepat segera diberikan, maka 90 – 95 persen siswa disleksia dapat menyusul capaian siswa normal, tapi hanya 75 persen yang mampu mengejar ketertinggalan jika permasalahan tidak teridentifikasi hingga mereka berusia 9 tahun. Padahal beberapa penelitian memberikan bukti bahwa populasi disleksia sebesar 10%-20% dapat menjadi aset yang berharga dan menyimpan potensi yang lebih baik dibandingkan populasi normal.
Berdasarkan masalah yang dihadapi oleh mitra, maka terdapat dua aspek kegiatan yang menjadi fokus dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pertama, peningkatan keterampilan guru dalam mendeteksi sedini mungkin siswa dengan disleksia. Kedua peningkatan keterampilan guru dalam memberikan pelajaran membaca yang sesuai dengan masalah yang dihadapi oleh siswa disleksia berbasis pendekatan neuropsikologi. Tujan kegiatan pengabdian masyarakat adalah, meningkatnya keterampilan guru dalam mendeteksi sedini, meningkatnya keterampilan guru dalam memberikan intervensi siswa disleksia berbasis pendekatan neuropsikologi, dan terciptanya berbagi praktik baik mengenai penanganan siswa disleksia melalui komunitas belajar.
Penulis menggunakan metode pelatihan dalam upaya meningkatkan kemampuan guru dalam mendeteksi dan mengintervensi siswa disleksia. Penulis melakukan supervisi untuk melihat apakah hasil pelatihan benar-benar bisa dipraktekan oleh guru di sekolah. Supervisi dilakukan dengan metode daring. Setelah mengikuti sesi pelatihan dan simulasi, para guru memiliki kesempatan untuk menerapkan tes deteksi dini disleksia dalam praktik pembelajaran mereka. Proses assesmen diagnostik terhadap anak-anak yang menghadapi kesulitan dalam membaca kini dilakukan dengan menggunakan tes deteksi dini disleksia. Guru-guru dapat mulai mengembangkan strategi pembelajaran khusus untuk meningkatkan kemampuan membaca berdasarkan defisit yang teridentifikasi melalui hasil tes deteksi dini disleksia.
References
Davis RD, Braun EM. The Gift of Dyslexia: Why Some of the Smartest People Can’t Read and How They Can Learn. New York: Penguin Group; 2010. 286 p.
Ehri LC, Schuster BV, Yaghoub-Zadeh Z, Shanahan T, Nunes SR, Willows DM. Phonemic Awareness Instruction Helps Children Learn to Read: Evidence From the National Reading Panel’s Meta-Analysis. Read Res Q. 2004;36(3):250–87.
Hazawawi NAM, Hisham S. Online dyslexia screening test for Malaysian young adults in Bahasa Melayu. In: 2014 the 5th International Conference on Information and Communication Technology for the Muslim World, ICT4M 2014. 2014. p. 1–5.
Hutchinson AD, Mathias JL, Jacobson BL, Ruzic L, Bond AN, Banich MT. Relationship between intelligence and the size and composition of the corpus callosum. Exp Brain Res. 2009;192(3):455–64.
Johnson KA. Multicomponent treatment of rapid naming, reading rate, and visual attention in single and double deficit dyslexics. Vol. 75, ProQuest LLC. [Texas]: Texas Wesleyan University; 2014.
Moll K, Landerl K. Double dissociation between reading and spelling deficits. Scientific Studies of Reading. 2009;13(5):359–82.
Morton J, Frith U. Why we need cognition: Cause and developmental disorder. In: Dupoux E, Dehane S, Cohen L, editors. Language, brain, and cognitive development: Essays in honor of Jacques Mehler. Cambridge, MA: MIT Press Books; 2001. p. 263–78.
Nordman J. Tips for Increasing Rapid Naming Ability in Struggling Readers [Internet]. literacyworldwide.org. 2017 [cited 2019 Jul 4]. Available from: literacyworldwide.org/blog/literacy-daily/2017/09/13/tips-for-increasing-rapid-naming-ability-in-struggling-readers
Ott P. Teaching children with dyslexia: a practical guide. New York: Routledge; 2007.
Pape-Neumann J, Van Ermingen-Marbach M, Grande M, Willmes K, Heim S. The role of phonological awareness in treatments of dyslexic primary school children. Acta Neurobiol Exp (Wars). 2015;75(1):80–106.
Robichon F, Bouchard P, Démonet JF, Habib M. Developmental dyslexia: Re-evaluation of the corpus callosum in male adults. Eur Neurol. 2000;43(4):233–7.
Shaywitz SE, Shaywitz BA. Paying attention to reading: The neurobiology of reading and dyslexia. Dev Psychopathol. 2008;20(4):1329–49.
Shiran A, Breznitz Z. The effect of cognitive training on recall range and speed of information processing in the working memory of dyslexic and skilled readers. J Neurolinguistics. 2011;24(5):524–37.
Wibowo SB, Azwar S, Adiyanti MG, Wimbarti S. Kritik terhadap Penggunaan IQ dalam Diagnosis Kesulitan Belajar Spesifik. Buletin Psikologi. 2020 Jun 22;28(1):15.
Yang J, Peng L, Zhang D, Zheng L, Mo L. Specific effects of working memory training on the reading skills of Chinese children with developmental dyslexia. PLoS One [Internet]. 2017;12(11):1–20. Available from: http://www.embase.com/search/results?subaction=viewrecord&from=export&id=L619286238%0Ahttp://dx.doi.org/10.1371/journal.pone.0186114
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.  Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The author warrants that the article is original, written by stated author(s), has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author(s).

Creative Commons License
SINAR SANG SURYA: Jurnal Pusat Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.