Pelatihan Literasi Digital untuk Menjawab Tantangan Dakwah di era Digital pada Pesantren Asy-Syifa Muhammadiyah Bantul
DOI:
https://doi.org/10.24127/sss.v9i1.3552Keywords:
dakwah, literasi, digital,Abstract
Tim pengabdian UAD, Safika Maranti, S.H.I., M.E. (Prodi Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi Terapan) dan Tri Yaumil Falikha (Dosen Prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam) beserta mahasiswa dari Prodi Matematika FAST, Najwa Azzahra, Lisa Nessa Safitri, dan  harni Oktasari mengadakan Pelatihan Literasi Digital untuk menjawab tantangan dakwah di Era Digital di Pondok Pesantren Asy-Syifa Muhammadiyah Bantul. Kegiatan ini merupakan hibah Pengabdian kepada Masyarakat RisetMu Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.
“Pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan santri dalam berdakwah khususnya literasi dakwah pada media digitalâ€, ujar Safika Maranti. Sejalan dengan yang disampaikan oleh Mudir Pondok Pesantren Asy-Syifa, Yusuf Ade Pamungkas, S.Ag. melalui pelatihan ini diharapkan para santri memiliki kecakapan dalam berdakwah kususnya dakwah melalui media internet. Sehingga setelah lulus dari pesantren, santri diharapkan dapat memanfaatkan media digital untuk aktivitas produktif dan pengembangan diri dan bukan untuk tindakan konsumtif bahkan destruktif.
“Peserta yang terlibat dalam pelatihan ini adalah santri yang menduduki bangku kelas 12 sebagai peluang santri dalam menjawab tantangan dakwah di era modern. Untuk tataran kelas 12 kami mengenalkan berbagai macam hal yang harus dipersiapkan dalam litersi berdakwah digital, salah satunya kemampuan membaca dan mengolah wacana dengan baik ketika berhadapan dengan media/perangkat digital†ujar Safika Maranti.
Tri Yaumil Falikha menambahkan bahwa dakwah litersi digital selain sebagai sarana hiburan yang postif juga merupakan sumber belajar untuk menumbuhkan daya kreativitas anak didik. Terlebih santri sudah memiliki bekal ilmu dan agama yang diharapkan dapat menjdi santri yang ideal dan mampun memprioritaskan karakter yang baik dan sopan santun saat menggunkan media sosial serta mampu memilah muatan media sosial yang penuh dengan hoaks, konflik penghinaan dan kemaran.
References
[2] W. Setiawan, E. Supriadi, S. Arifin, I. Abdul, A. Asyamsi, dan L. Digital, “Implementasi Dakwah Melalui Literasi Digital,†hal. 33–48.
[3] D. G. Manar, H. T. Ardianto, T. Yuwono, dan U. Diponegoro, “T raining Of Digital Da ’ wah for Islamic University Students,†vol. 3, no. 2, hal. 7–8, 2023.
[4] S. Arief dan F. Isnaeni, “Penyuluhan Peran Santri Dalam Menjawab Tantangan Dakwah Di Era Digital,†vol. 1, no. 2, hal. 104–113, 2019.
[5] S. Buwono dan J. A. Dewantara, “Hubungan Media Internet, Membaca, Dan Menulis Dalam Literasi Digital Mahasiswa,†J. Basicedu, vol. 4, no. 4, hal. 1186–1193, 2020, doi:10.31004/basicedu.v4i4.526.
[6] D. Nurkamilah, A. Kusnawan, dan D. Sa’diah, “Penerapan Manajemen Pelatihan Dakwah Dalam Meningkatkan Mutu SDM Santri dan Pondok Pesantren,†Tadbir J. Manaj. Dakwah, vol. 4, no. 3, hal. 247–266, 2019, doi: 10.15575/tadbir.v4i3.1802.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.  Creative Commons Attribution 4.0 International License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
- The author warrants that the article is original, written by stated author(s), has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author(s).

Creative Commons License
SINAR SANG SURYA: Jurnal Pusat Pengabdian kepada Masyarakat is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.