Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Spray Anti Nyamuk Alami (Serai dan Kemangi) di SMA MUAD Kota Metro

Nadya Syarifatul Fajriyah, Miftahuz Zakiyah, Ilham Fathurrahman, Suharno Zen

Abstract


Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Sosialisasi dan Pelatihan Pembuatan Spray Anti Nyamuk Alami (Serai dan Kemangi) di SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Metro†bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa mengenai pencegahan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk melalui pemanfaatan bahan alami lokal. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih tingginya kasus penyakit tular vektor seperti demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia, serta tingginya penggunaan bahan kimia sintetis dalam produk anti nyamuk yang berpotensi menimbulkan efek samping terhadap kesehatan dan lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi mengenai penyakit akibat gigitan nyamuk dan bahaya penggunaan bahan kimia, dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan spray anti nyamuk alami berbahan dasar serai (Cymbopogon citratus) dan kemangi (Ocimum basilicum). Evaluasi kegiatan dilakukan melalui post-test, observasi aktivitas peserta, serta penyebaran kuesioner kepuasan mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa sebesar 78% berdasarkan hasil post-test. Seluruh peserta mampu membuat produk spray alami dengan aroma yang khas, larutan stabil, dan kemasan menarik. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya penggunaan bahan alami yang ramah lingkungan serta menumbuhkan semangat inovasi dan kewirausahaan berbasis sains. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam  peningkatan literasi sains, kesadaran kesehatan lingkungan, dan kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam penerapan ilmu biomedis terapan.

Keywords


Spray anti nyamuk alami; serai (Cymbopogon citratus); kemangi (Ocimum basilicum); pengabdian masyarakat; biomedis; siswa SMA

References


Adiyati, N., & Sari, D. P. (2021). Efektivitas ekstrak daun kemangi (Ocimum basilicum) sebagai repelan terhadap nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Biologi Tropis, 21(2), 134–141. https://doi.org/10.29303/jbt.v21i2.2156

Agency for Toxic Substances and Disease Registry (ATSDR). (2022). Toxicological profile for DEET and pyrethroids. U.S. Department of Health and Human Services. Retrieved from https://www.atsdr.cdc.gov/toxprofiles

Andriani, R., & Susanti, L. (2022). Pemanfaatan tanaman serai sebagai bahan alami dalam pembuatan lotion anti nyamuk. Jurnal Sains Terapan, 10(1), 45–52.

Asadollahi, A., et al. (2019). Effectiveness of plant-based repellents against different Anopheles mosquitoes: A systematic review. Parasites & Vectors, 12(1), 406. https://doi.org/10.1186/s13071-019-3686-3

Baldacchino, F., et al. (2013). The repellency of lemongrass oil against stable flies, tested... PLoS ONE, 8(8), e71030. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3718533/

Dangol, S., et al. (2023). Essential oil composition analysis of Cymbopogon species and their biological activities. Journal of Applied Research on Medicinal and Aromatic Plants, 31, 100405.

Iovinella, I., et al. (2022). Advances in mosquito repellents: Natural compounds and synthetic blends. Insects, 13(11), 1032.

Joshi, R. K., et al. (2014). Chemical composition and antimicrobial activity of Ocimum basilicum essential oil. Industrial Crops and Products, 61, 345–351.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Demam Berdarah Dengue — Ayo Sehat. Retrieved from https://ayosehat.kemkes.go.id/topik/demam-berdarah-dengue

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023: Pencegahan penyakit tular vektor. Jakarta: Kemenkes RI.

Mahendran, G., et al. (2023). Chemical compositions, antioxidant, antimicrobial, and mosquito-related activities of Ocimum basilicum. BMC Complementary Medicine and Therapies, 23(1), 142.

Mukarram, M., et al. (2021). Lemongrass (Cymbopogon) essential oil components with antimicrobial and insecticidal activities. Plants, 10(2), 371.

Pathak, V. M., et al. (2022). Current status of pesticide effects on environment and human health: A review. Environmental Toxicology and Pharmacology, 95, 103897.

Prasetyo, H., & Yuliana, D. (2020). Pemanfaatan bahan alami sebagai alternatif pengganti bahan kimia dalam produk rumah tangga. Jurnal Inovasi dan Kesehatan Masyarakat, 8(1), 23–31.

Suryanto, A., Putra, I. B., & Rahmadani, E. (2021). Analisis senyawa aktif daun kemangi dan serai sebagai repelan alami terhadap nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Bioteknologi dan Sains, 9(2), 78–85.

Wahyuni, S., & Fitri, A. (2023). Pelatihan pembuatan spray anti nyamuk alami berbasis serai dan daun kemangi bagi siswa sekolah menengah atas. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 5(3), 150–158.

World Health Organization (WHO). (2025). Dengue and severe dengue (Fact sheet). Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/dengue-and-severe-dengue

World Health Organization (WHO). (2025). Global vector control response: Progress and challenges 2024–2025. Geneva: WHO Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/sss.v10i1.4768

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Supported by:

Â