Pelatihan Keterampilan Bina Diri melalui Teknik Modelling pada Difabel Grahita di SLBN 1 Yogyakarta
Abstract
Tujuan dari kegiatan pelatihan bina diri adalah untuk (1) meningkatkan kemandirian anak difabel grahita, (2) mengurangi ketergantungan anak difabel grahita dengan orang lain (3) anak difabel grahita terbiasa dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah teknik modelling dengan beberapa tahapan yaitu : (1) Tahapan pertama yaitu melakukan assessment dengan guru kelas; (2) tahapan kedua yaitu intervensi pelatihan; (3) tahapan ketiga yaitu evaluasi bersama guru kelas. Kegiatan pelatihan ini melibatkan dua orang subjek yaitu subjek M dan subjek A. Adapun Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa subjek M yang sebelumnya memiliki hambatan dalam mengancingkan kemeja karena kemampuan intelektualnya membuat ia sulit fokus kemudian mengalami perubahan yang cukup baik yaitu berhasil mengancingkan empat dari enam kancing kemeja. Sedangkan subjek A yang sebelumnya lambat dalam mengikuti pelatihan karena hambatan motorik halusnya setelah diberi pelatihan subjek A menunjukkan kemajuan meskipun harus dengan pendampingan yang intensif dan membutuhkan waktu yang lebih lama.
Â
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)DOI: http://dx.doi.org/10.24127/sss.v10i1.4812
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Supported by: