Sinergi Akademisi dan Pemerintah dalam Mengoptimalkan Potensi Pengembangan Pertanian Berkelanjutan di Provinsi Papua Barat Daya

Nurul Fajeriana, Muhammad Arifin Abd. Kadir, Nanik Purwanti, Hasriyanti Hasriyanti, Fita Dewi Yuniar, Ummu Salmah, Andi Pangeran Rivai

Abstract


Sinergi antara akademisi dan pemerintah sangat penting dalam mengoptimalkan potensi pertanian berkelanjutan di Provinsi Papua Barat Daya, Indonesia. Rapat Pengembangan Pertanian Berkelanjutan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Papua Barat Daya ini dilaksanakan melalui dua tahapan kegiatan yakni pemaparan materi oleh narasumber dan sesi tanya jawab interaktif. Rapat ini menyoroti Pengembangan pangan dan pertanian di Provinsi Papua Barat Daya harus berorientasi pada keberlanjutan, dengan mengintegrasikan teknologi modern, pendekatan ekologi, dan kearifan lokal. Hasil dari program ini meliputi rekomendasi strategis, seperti penyusunan peta jalan untuk pertanian berkelanjutan, peningkatan investasi pada infrastruktur pertanian, dan pengembangan platform digital untuk mendukung akses pasar dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Sesi interaktif juga menegaskan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan antara akademisi dan pemerintah untuk menghadapi tantangan lokal serta menerapkan praktik pertanian yang inklusif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan secara ekonomi, serta inklusif secara sosial. Optimalisasi lahan pertanian, diversifikasi komoditas, serta penguatan kapasitas petani menjadi elemen penting dalam mencapai ketahanan pangan. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman tentang pertanian berkelanjutan dan menghasilkan rekomendasi kebijakan untuk pengelolaan sumber daya alam. Dengan pendampingan berkelanjutan, peningkatan infrastruktur, dan kebijakan yang mendukung, Papua Barat Daya diharapkan menjadi model inovasi pertanian berkelanjutan di Indonesia.


Keywords


Pertanian berkelanjutan; kolaborasi; Papua Barat Daya; pengembangan pertanian; sinergi pemangku kepentingan.

References


Abd Kadir, M. A., Fajeriana, N., Refra, M. S., Hasriyanti, H., Sulfiana, S., & Salmawati, S. (2024). Abd Kadir, M. A., Fajeriana, N., Refra, M. S., Hasriyanti, H., Sulfiana, S., & Salmawati, S. (2024). Pemberdayaan Perangkat Desa, Masyarakat, dan Pemuda dalam Manajemen Pembangunan Desa Berwawasan Lingkungan dengan Praktik Konservasi Pesisir. PROFICIO, 5(2), 836–843. https://doi.org/https://doi.org/10.36728/jpf.v5i2.3705

El Fartassi, I., Milne, A. E., El Alami, R., Rafiqi, M., Hassall, K. L., Waine, T. W., Zawadzka, J., Diarra, A., & Corstanje, R. (2023). Evidence of collaborative opportunities to ensure long-term sustainability in African farming. Journal of Cleaner Production, 392, 136170. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2023.136170

Fajeriana, N. (2024). Kesesuaian Lahan dan Kesuburan Tanah pada Lahan Budidaya Kacang Tanah (Arachis hypogaea) di Kampung Kofalit Distrik Salkma Kabupaten Sorong Selatan. Agroteknika, 7(1), 51–66. https://doi.org/10.55043/agroteknika.v7i1.254

Fajeriana, N., & Ali, A. (2024). The Role of Local Communities in Implementing Soil and Water Conservation Practices for Sustainable Food Production Enhancement in the Salawati District, Sorong Regency. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 24(1), 134–147. https://doi.org/https://doi.org/10.25181/jppt.v24i1.3402

Fajeriana, N., Ali, A., & Rini, R. P. (2024). Soil Tillage and Planting Along the Contour on Sloping Land to Minimize the Potential for Erosion and Surface Runoff. Sarhad Journal of Agriculture, 40(1). https://doi.org/10.17582/journal.sja/2024/40.1.82.93

Kadir, M. A. A., Purwanti, N., Nurjannah, S., Ichwan, S., Saeni, A., Salmah, U., Hasriyanti, H., & Refra, M. S. (2025). Sosialisasi: Meningkatkan Keterlibatan Masyarakat dalam Proses Pengambilan Keputusan Publik. SINAR SANG SURYA: Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 24. https://doi.org/10.24127/sss.v9i1.3962

Moraine, M., Duru, M., & Therond, O. (2017). A social-ecological framework for analyzing and designing integrated crop–livestock systems from farm to territory levels. Renewable Agriculture and Food Systems, 32(1), 43–56. https://doi.org/10.1017/S1742170515000526

Qorib, F. (2024). Tantangan dan Peluang Kolaborasi antara Perguruan Tinggi dan Masyarakat dalam Program Pengabdian di Indonesia. Journal of Indonesian Society Empowerment, 2(2), 46–57. https://doi.org/10.61105/jise.v2i2.119

Rivai, R. S., & Anugrah, I. S. (2024). Konsep dan Implementasi Pembangunan Pertanian Berkelanjutan di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 29(1), 13–25.

Robinson, G. M. (2024). Global sustainable agriculture and land management systems. Geography and Sustainability, 5(4), 637–646. https://doi.org/10.1016/j.geosus.2024.09.001

Shelef, O., Fernández-Bayo, J. D., Sher, Y., Ancona, V., Slinn, H., & Achmon, Y. (2018). Elucidating Local Food Production to Identify the Principles and Challenges of Sustainable Agriculture. In Sustainable Food Systems from Agriculture to Industry (pp. 47–81). Elsevier. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-811935-8.00002-0




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/sss.v10i1.4931

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Supported by:

Â