IMPLEMENTASI IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH SADAR HIPERTENSI MELALUI EDUKASI DAN SKRINING DINI DALAM PENCEGAHAN HIPERTENSI PADA REMAJA DI SMA MUHAMMADIYAH AHMAD DAHLAN KOTA METRO

IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH SADAR HIPERTENSI MELALUI EDUKASI DAN SKRINING DINI

Authors

  • micko thamrin Universitas Muhammadiyah Metro
  • Firantika Dias Puteri Universitas Muhammadiyah Metro
  • NRF Shelly Zuliskha Universitas Muhammadiyah Metro

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang kerap disebut sebagai “silent killer” karena umumnya tidak menimbulkan gejala pada tahap awal, namun berisiko menimbulkan komplikasi kardiovaskular, serebrovaskular, dan renal apabila tidak dideteksi serta ditangani sejak dini. Berbagai data survei nasional menunjukkan bahwa kecenderungan peningkatan tekanan darah tidak lagi terbatas pada kelompok usia lanjut, melainkan juga mulai tampak pada kelompok remaja dan dewasa muda, sehingga upaya deteksi dini dan edukasi preventif sejak usia sekolah menjadi penting untuk dilakukan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan oleh tim dosen Program Studi S1 Kedokteran Universitas Muhammadiyah Metro dalam bentuk implementasi Program Sekolah Sadar Hipertensi di SMA Muhammadiyah Ahmad Dahlan (MUAD) Kota Metro, pada hari Rabu, 6 Mei 2026, dengan melibatkan 45 siswa sebagai peserta. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan promotif-preventif yang meliputi pengisian pre-test, pemaparan materi edukasi kesehatan bertajuk “Pencegahan Hipertensi pada Remaja” oleh dokter spesialis anak, sesi tanya jawab, pengisian post-test, serta skrining kesehatan berupa pengukuran tinggi badan, berat badan, dan tekanan darah pada seluruh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan peserta dari 68,30 (kategori cukup) pada pre-test menjadi 85,18 (kategori baik) pada post-test, dengan 37 dari 45 peserta (82,2%) mengalami peningkatan skor. Hasil skrining kesehatan menunjukkan bahwa dari 44 data tekanan darah yang lengkap, sebesar 56,8% peserta berada pada kategori normal, sedangkan 43,2% menunjukkan tekanan darah pada kategori elevated hingga hipertensi stadium 1 dan 2. Pada pemeriksaan status gizi, 51,1% peserta memiliki indeks massa tubuh (IMT) normal, sementara 28,8% tergolong overweight/obesitas dan 20,0% tergolong underweight. Kegiatan ini menghasilkan luaran berupa laporan kegiatan, laporan pertanggungjawaban keuangan, dan naskah publikasi ilmiah, serta memberikan basis data awal (baseline) profil kesehatan remaja yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan program promotif-preventif hipertensi berkelanjutan di lingkungan sekolah mitra.

Kata kunci : hipertensi, remaja, edukasi kesehatan, skrining kesehatan, pengabdian kepada masyarakat.

Published

2026-08-26

Issue

Section

Artikel