MENGAGAS INKUBATOR BISNIS ISLAMI

Jaharudin Jaharudin, Budi Asmita

Abstract

Era distruptif ditandai dengan internet of thing, semua sendi kehidupan terkoneksi dengan internet, sehingga perubahan semakin cepat dan tidak diprediksi, “Ancaman datang dari lawan-lawan tak kelihatan yang semula tidak pernah kita anggap sebagai saingan”. Kondisi ini menyebabkan pelaku pasar wait and see, apa yang terjadi selanjutnya pada dunia usaha, gamang memprediksi masa depan, apakah industri yang hari ini kokoh masih bertahan dimasa depan?,Volatility, Uncertaint, Complexity, Ambiguity (VUCA) menjadi corak kehidupan belakangan ini. Maka diperlukan pola fikir dan tindakan baru untuk menghadapi perkembangan ini, salah satunya adalah incubator bisnis Islami. Inkubator Bisnis Islami, menjadi wahana tempat dikembangkannya tenant pengusaha muslim yang tangguh menghadapi masa depan dengan prinsip nilai-nilai islam. Dengan demikian kreatifitas dan inovasi yang dihadirkan adalah inovasi yang tidak melahirkan kemudharatan (kerusakan/distruptif), karena agama dihadirkan Allah SWT kemuka bumi untuk keberkahan bukan sebaliknya.

Pendekatan yang digunakan adalah:  (a). Tatap muka clasical di kelas (seperti layaknya kuliah). (b). Diskusi. (c). Penugasan. (d). Praktikum di pasar. (e). Memulai usaha. Mitra pengabdian adalah Yayasan Pemuda Mutiara Bangsa (YPMB) Ciputat, yang merupakan yayasan yang membawahi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bisnis Indonesia (STIE BI) Ciputat, yang bekerjasama dalam menginisasi terbentuknya mindset bisnis Islami di kalangan  mahasiswa terpilih sebanyak 23 orang.

Pengabdian masyarakat ini menghasilkan upaya peningkatan pengetahuan dan kesadaran generasi muda muslim, pentingnya menjadi pengusaha sejak dini dengan prinsip-prinsip islam, yang dijanjikan Allah menghasilkan kesuksesan dunia dan akhirat. Kewirausahaan islam dengan sendirinya menjaga diri pengusahanya agar selalu menghidupkan nilai-nilai keislaman, bukan hanya pada tataran diri, juga keluarga, masyarakat, Negara bahkan dunia (muamalah). Semakin banyak pemuda-pemuda muslim yang menjadi pengusaha maka akan semakin memperkuat dan memajukan perekonomian Islam.

Keywords

inkubator, bisnis, islam

References

Brown, P. T. (2017). Slide Presentasi Seminar Bank Indonesia, dengan tema “Transformational Leadership, coping with the callenge in the VUCA environment” Yogyakarta: 18 Oktober 2017.

Kemenko Bidang Ekonomi Tahun 2015

Mudjiarto. (2017). Slide presentasi workshop pembentukan Pusat Inkubator dan Kewirausahaan (PIBK). Jakarta: UMJ.

Kasali, Kasali. (2017) Tomorrow is today, inilah Inovasi distruptif perusahaan Indonesia dalam menghadapi lawan-lawan tak kelihatan., Bandung: Rumah Perubahan dan Mizan.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.