PERBANDINGAN KUAT TEKAN MORTAR ANTARA MATERIAL DARI SUNGAI LAKITAN DENGAN SUNGAI RUPIT

Okma Yendri, Eko Sudaryanto

Abstract


Mortar dapat difungsikan sebagai konstruksi struktural maupun konstruksi non struktural. Pada konstruksi struktural Mortar digunakan sebagai spesi dinding dan juga pondasi, sedang untuk konstruksi non struktural mortar digunakan sebagi pelapis dinding terluar. Tujuan Penelitian ini adalah Untuk  membandingan kuat tekan mortar dengan menggunakan komposisi matrial yang berbeda pada perbandingan semen dan pasir adukan 1:2, 1:3, 1: 4. Mengetahui perbandingan kuat tekan mortar pasir sungai Rupit dan  Sungai Lakitan sebagai agregat halus terhadap kuat tekan mortar pada umur 7, 14, dan 28 hari. Mengetahui mortar variasi pasir manakah yang memiliki kuat tekan yang tertinggi. Hasil penelitian ini : pertama, hasil kuat tekan rata-rata mortar yang mempunyai nilai paling tinggi pada umur 28 hari yaitu menggunakan pasir sungai lakitan. Kedua diketahui kuat tekan rata-rata tertinggi pada hari ke-7 adalah pada sampel I dengan agregat pasir sungai rupit. Kuat tekan rata-rata ada hari ke-14 adalah pada sampel I dengan agregat pasir rupit. Kuat tekan rata-rata pada hari ke-28 adalah pada sampel I dengan agregat pasir sungai lakitan. Ketiga hasil analisis pengujian kuat tekan beton mortar tertinggi yaitu pada sample 1 dengan komposisi campuran 1 Pc : 2 Ps  yang menggunakan bahan campuran pasir dari sungai lakitan dengan hasil kuat tekan sebesar 357,2 Kg/cm2

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24127/tp.v9i1.1037

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.24127/tp.v9i1.1037.g721

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.