PRODUKTIVITAS PENGGUNAAN ALAT BERAT PADA PROYEK JALAN TOL TRANS SUMATERA (Studi Kasus : Paket III Kota Baru – Metro Sta102+775 – 103+225)
DOI:
https://doi.org/10.24127/tp.v8i2.1041Abstract
Proyek Jalan Tol Trans Sumatera mempunyai peranan yang sangat penting dalam kelancaran lalu lintas di Pulau Sumatera. Penelitian ini dilakukan pada jalan Tol Trans Sumatera (Paket III Kota Baru – Metro Sta 102+775 – 103+225) dengan menganalisa perbandingan produktivitas alat berat pada pekerjaan di lapangan dan secara teoritis yaitu waktu siklus, biaya dan volume.
Hasil yang diperoleh untuk biaya penggunaaan alat yang dikeluarkan setiap kombinasi yaitu : kombinasi 1 (Rp. 3.356.926.272,86), kombinasi 2 (Rp. 3.356.926.272,86), kombinasi 3 (Rp. 3.641.665.554,94), kombinasi 4 (Rp. 3.656.651.832,94), kombinasi 5 (Rp. 3.671.638.110,95), kombinasi 6 (Rp. 3.686.624.388,95), kombinasi 7 (Rp. 3.671.638.110,95), kombinasi 8 (Rp. 3.716.596.944,96). Sedangkan produktivitas alat berat dilapangan selama 61 hari (4 unit excavator dan 32 unit dump tronton) dan volume/hari 2.355,03 m3. Secara teoritis lebih efisien pada waktu pengerjaan di kombinasi 5 (49 hari dengan 5 unit excavator, 40 unit dump tronton, volume/hari 2.943,79 m3), kombinasi 6 (41 hari dengan 6 unit excavator, 48 unit dump tronton, volume/hari 3.532,55 m3), kombinasi 7 (35 hari dengan 7 unit excavator, 56 unit dump tronton, volume/hari 4.121,31 m3) kombinasi 8 (31 hari dengan 8 unit excavator, 64 unit dump tronton, volume/hari 4.710,07 m3)Downloads
Published
Issue
Section
License
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. We are continuously working with our author communities to select the best choice of license options, currently being defined for this journal as follows:

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.