ANALISIS KUAT TEKAN BETON MUTU K-250 TERHADAP PENGARUH PENAMBAHAN BATU KAPUR DARI DESA CANTUNG KECAMATAN HAMPANG KABUPATEN KOTABARU
DOI:
https://doi.org/10.24127/tp.v11i2.2020Keywords:
Batu Kapur, Kuat Tekan Beton, Desa CantungAbstract
Penelitian dengan penambahan batu kapur sebagai subtisusi semen. Hasil penelitian mengenai kuat tekan beton menggunakan Semen Tiga Roda dari Desa Tarjun, Batu Pecah dari Desa Sungai Dua, Pasir dari Desa Karang Payau dan Batu Kapur dari Desa Cantung diperoleh hasil pengujian kuat tekan kebutuhan bahan mengacu pada JMF CV. Huskosindo untuk mutu K-250 adalah untuk membuat 1 má¶¾ beton mutu K-250 dibutuhkan komposisi semen sebanyak 451,22 kg, pasir sebanyak 661,42 kg, batu pecah sebanyak 1102,36 kg, dan air sebanyak 185 liter.
Dari pengujian ini diperoleh Kuat tekan yang dihasilkan beton tanpa bahan tambah dengan hasil rata-rata adalah 242,96 kg/cm²pada umur 3 hari, 119,00 kg/cm² pada umur 14 hari , dan 213,93 kg/cm² pada umur 28 hari. Kuat tekan yang dihasilkan beton dengan mencampur batu kapur sebanyak 5% dari berat semen ada pun kuat tekan beton dengan rata-rata adalah 209,63 kg/cm² untuk umur 3 hari, 120,94 kg/cm² untuk umur 14 hari, dan 182,81 kg/cm² untuk umur 28 hari. Kuat tekan yang dihasilkan beton pencampuran batu kapur sebanyak 10% dari berat semen, ada pun kuat tekan beton yang dihasilkan beton dengan rata-rata adalah 310,37 kg/cm² pada umur 3 hari, 114,69 kg/cm² pada umur 14 hari, dan 225,48 kg/cm² pada umur 28 hari.
Dari hasil kuat tekan beton yang dilakukan dengan menggunakan campuran batu kapur dapat meningkatkan kuat tekan beton yang ada dengan hasil kuat tertinggi diperoleh dengan mencampur batu kapur sebanyak 10% dari berat semenDownloads
Published
Issue
Section
License
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. We are continuously working with our author communities to select the best choice of license options, currently being defined for this journal as follows:

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
