JARINGAN STASIUN HUJAN DITINJAU DARI TOPOGRAFI PADA DAS WIDAS KABUPATEN NGANJUK - JAWA TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.24127/tapak.v6i1.270Abstract
Informasi keadaan hujan pada suatu Daerah Aliran Sungai (DAS) dapat diperoleh dengan memasang alat-alat penakar hujan yang membentuk suatu jaringan pengamatan hujan pada DAS. Hal ini berkaitan dengan berapa besar sebaran dan kerapatan stasiun hujan dalam DAS, dapat memberikan data yang mewakili DAS yang bersangkutan. Serta berapa besar sebaran dan kerapatannya berpengaruh terhadap tingkat kesalahan nilai rerata datanya. Permasalahannya adalah apakah jumlah pos-pos yang tersedia yang ada saat ini dalam suatu daerah aliran sungai sudah memadai, apakah jumlah dan lokasinya dapat memantau karakteristik hidrologi daerah tersebut. Dan apakah penempatan stasiun hujan memperhatikan dari segi topografis. Dalam penelitian ini menganalisis kerapatan jaringan stasiun hujan menggunakan metode Kagan-Rodda pada DAS Widas Kabupaten Nganjuk Jawa-Timur. DAS Widas memiliki luas kurang lebih 1502 km2 dan memiliki 12 stasiun hujan yang tersebar di dalam DAS. Pada DAS Widas belum pernah dikaji pola penyebaran dan kerapatan hujan ditinjau dari topografinya.Downloads
Published
2017-02-04
Issue
Section
Articles
License
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. We are continuously working with our author communities to select the best choice of license options, currently being defined for this journal as follows:

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.