ANALISIS EKOHIDRAULIK VEGETASI RIPARIAN TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI WAY BATANGHARI BERDASARKAN INDEKS MAKROINVERTEBRATA
DOI:
https://doi.org/10.24127/tp.v15i2.5222Keywords:
Vegetasi Riparian, Makroinvertebrata, Kualitas Air, Indeks Biotilik, Sungai BatanghariAbstract
Kondisi vegetasi riparian yang berfungsi sebagai penyangga bagi lingkungan perairan sangat mempengaruhi kualitas ekosistem sungai. Degradasi vegetasi riparian dapat menyebabkan penurunan kualitas air dan keanekaragaman hayati perairan, termasuk makroinvertebrata yang sensitif terhadap perubahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kondisi vegetasi riparian dengan komposisi makroinvertebrata di Sungai Way Batanghari, Kota Metro. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif korelasional, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling di tiga lokasi yang memiliki variasi kondisi vegetasi riparian. Data yang diperoleh meliputi pengukuran kepadatan, tajuk, dan persentase tanaman asli dari vegetasi, serta komposisi makroinvertebrata yang dianalisis menggunakan Indeks Biotilik (FBI) untuk menilai kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Biotilik memiliki hubungan yang sangat kuat dan signifikan dengan kualitas air, dengan nilai koefisien korelasi Pearson sebesar 0,926. Sementara itu, persentase semak dan pohon menunjukkan hubungan yang lemah hingga sedang dengan kualitas air, tetapi tidak signifikan secara statistik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa vegetasi riparian yang lebih padat berkontribusi pada peningkatan keberagaman makroinvertebrata dan kualitas air, serta bahwa Indeks Biotilik dapat digunakan sebagai indikator biologis yang efektif untuk menilai kualitas air. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah untuk pengelolaan dan restorasi ekosistem sungai yang berkelanjutan.Downloads
Published
2026-05-20
Issue
Section
Articles
License
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. We are continuously working with our author communities to select the best choice of license options, currently being defined for this journal as follows:

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.