ANALISA TARIF ANGKUTAN SEKOLAH (ABUDEMEN) BERDASARKAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN, ABILITY TO PAY DAN WILLINGNESS TO PAY

Gustaf Gautama, Widi Ari Yanto

Abstract


Kota Bandar Lampung sebagai pusat pendidikan dimana banyak sekolah masih
sedikit pihak sekolah yang menyediakan jasa layanan angkutan sekolah. Pada penelitian
ini dilakukan kajian pada Sekolah Dasar Kartika II-5 Bandar Lampung dimana sekolah ini
merupakan salah satu sekolah yang menyediakan layanan angkutan sekolah di Bandar
Lampung.
Ada hal kontras yang perlu diperhatikan bahwa penentuan tarif yang diberlakukan
disekolah ini belum sesuai dengan biaya operasional kendaraan. Hal ini dikarenakan
kurangnya pemahaman mengenai masalah penentuan tarif berdasarkan analisis biaya
operasional kendaraan itu sendiri. Berangkat dari permasalahan tersebut maka perlu
diadakan suatu penelitian mengenai Biaya Operasional Kendaraan (BOK), dimana hasil
dari penelitian tersebut akan disesuaikan dengan nilai kemampuan membayar (Abiliy To
Pay) dan kesediaan membayar (Willingness To Pay) pengguna angkutan sekolah tersebut.
Hasil penelitian yaitu tarif abudemen yang diperoleh berdasarkan Biaya Operasional
Kendaraan (BOK) rata-rata sebesar Rp. 353.471/bulan, untuk tarif abudemen berdasarkan
Abiliy To Pay (ATP) rata-rata sebesar Rp. 441.770/bulan. Kemudian untuk tarif abudemen
berdasarkan Willingness To Pay (WTP) alternatif satu atau sebelum penambahan biaya
peningkatan pelayanan rata-rata sebesai 353.417/bulan dan tarif abudemen berdasarkan
Willingness To Pay (WTP) alternatif 2 atau sesudah penambahan biaya peningkatan
pelayanan rata-rata sebesar Rp. 379.433/bulan, dengan 63% responden bersedia membayar
lebih untuk peningkatan pelayanan.
Kata kunci : Analisis, Biaya Operasional Kendaraan

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24127/tp.v8i1.803

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.