RANCANG BANGUN COLD STORAGE MENGGUNAKAN AC SPLIT 2 PK

Lukito Dwi Yuono, Anang Ansyori, Bambang Surono, Ari Septiandi, Feri Fitriyanto, I Ketut Setiawan

Abstract


Cold storage merupakan perangkat refrigerasi untuk menyimpan produk dengan suhu tertentu dengan tujuan agar kualitasnya dapat terjaga dalam waktu yang lebih lama. Cold storage yang berada dipasaran saat ini dijual dengan harga yang relatif mahal, menggunakan listrik tiga phase, menggunakan konsumsi listrik yang tinggi. Bila dilihat dari karakter kebutuhan cold storage di sebagian masyarakat Indonesia yang mayoritas di Desa , kita mengetahui masih menggunakan daya listrik di bawah 6600 VA artinya adalah listrik satu phase dan penggunaan untuk prduksi umkm misal pupuk cair, sayur mayur, dan buah dengan penggunaan musiman dimana dari sisi ke ekonomian masyarakat bawah belum memadai apabila menggunakan cold storage pabrikan yang berada di pasaran saat ini. Kalaupun dipaksakan diberikan bantuan maka harus mengganti spesifikasi meteran listrik yang implikasinya kepada tarif listrik pasca bayar yang memberatkan operasional apabila cold storage tidak rutin terpakai. Sehingga dari permasalahan tersebut penulis melakukan rancang bangun cold storage yang menggunakan listrik satu phase dengan cara memanfaatkan mesin refrigerasi dari perangkat Air Conditioner jenis Wall Mounted (Split Wall) menggunakan refrigerant R22 sebanyak 1,8kg kapasitas 18.000 Btu dengan listrik satu phase voltase 220Volt frekwensi 50Hz dan arus listrik maksimal 10 Ampere, sehingga di spesifikasi ini masih bisa menggunakan pra bayar. Ukuran ruangan adalah tinggi 2000mm lebar 2000mm dan panjang 4000mm dengan pintu loading tinggi 1600mm dan lebar 600mm. Material kerangka menggunakan besi hollow 400mm x 600mm sedangkan isolator menggunakan bahan Polyurethane Panel (PU) 100mm yang diperkuat dengan lapisan luar outdoor adalah plat Poly Vinyl Chloride (PVC) 8mm dan lapisan dalam indoor adalah multiplek 9mm dilapisi PVC 8mm. Cold Storage dilengkapi dengan sensor suhu untuk mengontrol suhu dalam ruangan sesuai peruntukannya, dan defrost untuk mengontrol evaporator agar terbebas dari bunga bunga es. Dari data empiris didapatkan suhu yang dapat dicapai disekitar evaporator maksimal sebesar -4 derajad celciuss dalam waktu 51 menit, ini mengindikasikan bahwa cold storage dapat dipakai untuk buah dan sayur dimana hanya membutuhkan suhu di sekitar 12 derajad celcius.


Keywords


Air Conditioner; Cold Storage; Refigerant R22



DOI: http://dx.doi.org/10.24127/trb.v12i2.3108

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Google Scholar
Dimensions
   
 
TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Metro
ISSN (online) : 2477-250X
ISSN (cetak)  : 2301-6663
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116, 15A Iringmulyo, Metro Timur, Kota Metro, Lampung
HP: 0813-6909-0367 (Bambang Surono) 
E-mail: turbo@ummetro.ac.id; turboummetro@gmail.com; al.qodimy@gmail.com, 
 

 

slot online