Uji ketahanan fatik aluminium scrap hasil remelting piston bekas menggunakan alat uji fatik tipe rotary bending
DOI:
https://doi.org/10.24127/trb.v7i1.717Abstract
Aluminium merupakan salah satu logam non-ferrous yang paling banyak dipergunakan dalam bidang keteknikan karena memiliki sifat yang ringan, tahan terhadap korosi, dan dapat didaur ulang. Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadikan suatu bahan bekas menjadi suatu yang berguna. Dalam penelitian ini dilakukan daur ulang dengan metode remelting aluminium piston bekas dengan harapan nantinya bahan piston bekas dapat dipergunakan kembali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahai nilai kelelahan fatik aluminium hasil remelting piston bekas pada variasi beban yang berbeda. Metode penelitian memvariasikan beban 40%, 50%, dan 60% dari Yield Strength untuk menghasilkan nilai kelelahan. Nilai uji fatik dari pembebanan 40% Yield Strength diberi beban 1,2 kg mendapatkan nilai siklus putaran 171.026 dan waktu patah 01:34:01 detik. Pada pembebanan 50% Yield Strength diberi beban 1,5 kg mendapatkan nilai siklus putaran 56.796 dengan waktu patah 00:37:52 detik. Pada pembebanan 60% Yield Strength diberi beban 1,8 kg mendapatkan nilai siklus putaran 24.384 dan waktu patah 00:16:15 detik. Semakin besar beban yang diberikan semakin kecil siklus dan waktu yang dihasilkan, sebaliknya semakin kecil beban yang diberikan semakin besar siklus dan waktu yang dihasilkan.
Kata kunci : Aluminium scrap, Piston bekas, Remelting, Uji fatik, Rotary bending.
Downloads
Published
Issue
Section
License
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. We are continuously working with our author communities to select the best choice of license options, currently being defined for this journal as follows:

TURBO by JURUSAN TEKNIK MESIN is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.