Analisis Penyebab dan Perbaikan Vibrasi Pada Fin Fan Blower F1-Ek-9-D1 Milik PT. Badak LNG Bontang
DOI:
https://doi.org/10.24127/trb.v8i1.920Abstract
Fin Fan Cooler merupakan salah satu komponen utama dalam Unit Purifikasi karena fungsinya untuk mendinginkan lean amine sebelum diumpankan menuju menara absorber. Fin Fan Cooler selalu dipantau secara rutin, apabila terjadi kelainan atau kerusakan harus segera diperbaiki secepat mungkin. Parameter seperti getaran, temperatur, dan tekanan harus terus diperhatikan karena dari parameter tersebut dapat mempresentasikan kinerja Fin Fan Cooler. Fin Fan Blower merupakan salah satu komponen utama pada Fin Fan Cooler. Identifikasi permasalahan pada Fin Fan Blower harus dilakukan dengan cepat dan tepat agar perbaikan dapat segera dilaksanakan. Jika ada Fin Fan Blower yang mengalami masalah, maka akan mempengaruhi kerja Fin Fan Cooler dan mengakibatkan turunnya kualitas produksi dan perusahaan akan mengalami kerugian. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian lapangan. Hasil analisa data vibrasi dari penyebab vibrasi pada fin fan blower F1-EK-9D1 PT. Badak LNG Bontang, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat keadaan abnormal pada bagian pulley dan belt yang mengakibatkan misalignment sehingga terjadinya vibrasi yang tinggi dan setelah dilakukan predictive maintenance fin fan blower terjadi penurunan fibrasi 70% dari sebelum dilakukan predictive maintenance atau pengecekan vibrasi peralatan secara berkala.
Kata Kunci: Analisis, vibrasi, fin fan blower F1-EK-9D1
Downloads
Published
Issue
Section
License
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. We are continuously working with our author communities to select the best choice of license options, currently being defined for this journal as follows:

TURBO by JURUSAN TEKNIK MESIN is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.