Pengaruh Variasi Lebar Sudu Mangkok terhadap Kinerja Turbin Kinetik Poros Vertikal
DOI:
https://doi.org/10.24127/trb.v8i1.925Abstract
Daya dan efisiensi merupakan parameter – parameter yang menjadi tolak ukur dari kinerja sebuah turbin kinetik. Penelitian sebelumnya menunjukan berbagai faktor seperti debit aliran, dimensi dan geometri dari turbin kinetik adalah varaibel – variabel yang mempengaruhi besarnya daya dan efisiensi. Dalam upaya meningkatkan kinerja turbin kinetik dibutuhkan pemahaman yang mendalam terhadap faktor – faktor yang mempengaruhinya. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi lebar sudu mangkok terhadap kinerja turbin kinetik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental nyata pada skala laboratorium. Pengujian dilakukan pada turbin kinetik poros vertikal dengan variasi lebar sudu 8 cm, 9 cm dan 10 cm. Setiap turbin diuji pada variasi debit air 45 m3/h, 50 m3/h, 55 m3/h, 60 m3/h dan 65 m3/h dan variasi putaran 20 rpm, 40 rpm, 60 rpm, 80 rpm dan 100 rpm. Hasil penelitian menunjukan bahwa lebar sudu mangkok mempengaruhi kinerja dari turbin kinetik dimana lebar sudu mangkok 10 cm memiliki kinerja lebih tinggi dari lebar sudu mangkok 8 cm dan 9 cm. Kinerja tertinggi turbin kinetik pada variasi lebar sudu mangkok 10 cm diperoleh pada kondisi putaran 80 rpm dan debit 65 m3/h. Pada kondisi tersebut daya yang dihasilkan oleh turbin kinetik adalah 12,98 Watt dan efisiensinya 35,72 %.
Downloads
Published
Issue
Section
License
This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. We are continuously working with our author communities to select the best choice of license options, currently being defined for this journal as follows:

TURBO by JURUSAN TEKNIK MESIN is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.