MANAJEMEN KONFLIK DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS ORGANISASI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM

Anita Anita, Anita Putri, Nasruddin Harahap, Nurul Hidayati Murtafiah

Abstract


Konflik merupakan bagian yang tak terhindarkan dari kehidupan sosial yang kita semua harus hadapi dari waktu ke waktu, yang mana konflik dapat menjadi sesuatu kekuatan yang positif untuk perbaikan dalam sebuah lembaga pendidikan Islam. Manajemen yang baik dapat menggunakan konflik untuk memacu peningkatan kinerja. Manajemen konflik adalah proses yang membantu menyelesaikan konflik dengan menggunakan berbagai bentuk komunikasi antara aktor dan pihak luar. Ini membantu memastikan bahwa kepentingan dan interpretasi terwakili secara akurat. Organisasi adalah suatu sistem dari bagian-bagian yang saling berhubungan yang bekerja sama untuk menghasilkan suatu produk atau jasa. Pekerja individu dan kelompok pekerja bekerja sama untuk menghasilkan hasil yang diinginkan. Keterkaitan ini menciptakan rasa kerjasama dan kerja tim yang kuat. Ketika konflik muncul dalam suatu organisasi, penyebabnya selalu diidentifikasi sebagai miskomunikasi. Konflik tidak selalu merugikan, tetapi jika dikelola dengan baik oleh kepala lembaga pendidikan sebagai pimpinan organisasi, juga dapat bermanfaat dalam jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas dan kinerja organisasi. Penelitian ini mengkaji tentang sumber konflik dan urgensi penyelesaian konflik di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan data yang di peroleh dari koleksi perpustakaan dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Koleksi perpustakaan sangat luas dan beragam, berisi buku, artikel, dan materi lain tentang topic manajemen konflik. Manajemen konflik di lembaga pendidikan Islam dapat membantu meningkatkan produktivitas. Ketika institusi menangani konflik dengan cara yang konstruktif dan kooperatif, hal itu dapat membantu menjaga lingkungan kerja yang positif dan meningkatkan hubungan antar karyawan. Kunci manajemen konflik yang efektif di sebuah organisasi lembaga  pendidikan ialah adanya kreativitas, keluwesan dan kebijaksanaan pemimpin lembaga untuk menggabungkan atau memilih salah satu strategi yang di anggap terbaik sesui dengan diagnose konflik yang muncul. Ada beberapa strategi manajemen penanganan konflik yang ditawarkan mulai dari negosiasi, tabayyun, mediasi musyawarah, Arbitrasi, ishlah atau perdamaian. Oleh karena itu, pimpinan lembaga pendidikan Islam membutuhkan keterampilan, wawasan, dan inovasi untuk menyikapi konflik yang muncul sehingga upaya peningkatan produktivitas dan kualitas kerja dapat terus dilakukan dengan lebih efisien.


Keywords


Manajemen Konflik, Produktifitas Organisasi



DOI: http://dx.doi.org/10.24127/att.v6i2.2377

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

 

View My Stats

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.