UPAYA GURU FIQIH MENGINTEGRASIKAN NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL MINANGKABAU BERBASIS ISLAM DI MAN 2 PADANG

Authors

  • Azizah Putri Irmayanti Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Sasmi Nelwati Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Khadijah Khadijah Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
  • Syamsi Syamsi Universitas Putra Indonesia
  • Febrian Maulana STMIK Jaya Nusa

DOI:

https://doi.org/10.24127/att.v8i1.3323

Keywords:

Integrasi Nilai, Kearifan Lokal Minangkabau, Pembelajaran Fiqih

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru fiqih dalam mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau berbasis Islam di MAN 2 Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah guru fiqih dan peserta didik di MAN 2 Padang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya integrasi dilakukan guru fiqih melalui beberapa strategi, yaitu: penyisipan nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau dalam materi fiqih, penerapan pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal, serta optimalisasi peran sekolah dan tokoh adat setempat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai kearifan lokal dan Islam dapat menjembatani modernisasi dengan pelestarian tradisi, sekaligus membentuk karakter religius peserta didik yang berakar pada budayanya. Penggunaan metode pembelajaran yang memadukan materi fiqih dengan contoh kasus dari kearifan lokal mampu memperkaya pemahaman peserta didik. Selain itu, pendidik juga berperan sebagai fasilitator untuk mendukung integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam kurikulum. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan metode pembelajaran fiqih yang lebih kontekstual dan budaya guna di lingkungan pendidikan Islam. Dengan melibatkan budaya lokal, proses pembelajaran menjadi lebih relevan dan menarik bagi peserta didik.

Published

2024-05-14