PENDIDIKAN MULTIKULTURAL ABDURRAHMAN WAHID SERTA RELEVANSINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM

Authors

  • Ayu Nurfitriani Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • M. Nasor Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Syaripudin Basyar Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.24127/att.v8i1.3376

Keywords:

Pendidikan, Multikultural, Islam.

Abstract

Pendidikan multikultural telah menjadi topik penting dalam konteks global saat ini, di mana masyarakat dihadapkan pada keragaman budaya, agama, dan etnis yang semakin kompleks. Salah satu pemikir yang merumuskan perspektif unik tentang pendidikan multikultural adalah Abdurrahman Wahid, yang dikenal sebagai Gus Dur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan konsep pendidikan multikultural perspektif Abdurrahman Wahid dan untuk mengetahui serta mendeskripsikan relevansi pemikiran Abdurrahman Wahid mengenai pendidikan multikultural terhadap pendidikan Islam. Konsep pendidikan multikultural menurut Abdurrahman Wahid adalah pentingnya toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan dialog antar budaya sebagai fondasi untuk menciptakan masyarakat yang inklusif dan harmonis. Dalam konteks pendidikan Islam, perspektif Abdurrahman Wahid tentang pendidikan multikultural memiliki relevansi yang besar. Pendidikan Islam yang inklusif dan progresif harus mencerminkan nilai-nilai multikulturalisme yang diadvokasi oleh Abdurrahman Wahid. Ini berarti pendidikan Islam tidak hanya mengajarkan ajaran agama secara eksklusif, tetapi juga mempromosikan pemahaman yang mendalam tentang keragaman budaya dan religiusitas, serta menghargai perbedaan sebagai sumber kekayaan.

Published

2024-05-19