ETOS KERJA QUR’ANI SEBAGAI LANDASAN PENDIDIKAN KARAKTER ISLAM: ANALISIS KONSEPTUAL QS AT-TAUBAH [9]:105
Keywords:
etos kerja Qur’ani; pendidikan karakter islam; pendidikan islam; QS at-Taubah [9]:105Abstract
Pendidikan karakter Islam menghadapi tantangan serius dalam mengintegrasikan nilai-nilai keimanan dengan praktik kehidupan nyata, khususnya dalam membangun etos kerja peserta didik. Banyak praktik pendidikan masih menekankan aspek kognitif dan ritual, sementara dimensi kerja sebagai ekspresi iman belum mendapatkan perhatian konseptual yang memadai. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep etos kerja Qur’ani sebagai landasan pendidikan karakter Islam melalui kajian konseptual terhadap QS at-Taubah [9]:105. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data dianalisis melalui pembacaan konseptual terhadap ayat Al-Qur’an dan literatur keislaman yang relevan untuk merumuskan prinsip-prinsip etos kerja Qur’ani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja dalam perspektif Al-Qur’an tidak dipahami semata sebagai aktivitas ekonomi, melainkan sebagai amal bermakna yang mengintegrasikan iman, tanggung jawab moral, dan akuntabilitas sosial. Temuan ini menegaskan bahwa kerja dapat dijadikan sebagai medium pedagogis dalam pendidikan karakter Islam untuk membentuk pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan berorientasi pada nilai-nilai spiritual. Artikel ini berkontribusi pada penguatan kerangka konseptual pendidikan karakter Islam berbasis nilai-nilai Qur’ani yang relevan dengan tantangan pendidikan kontemporer.
Islamic character education faces significant challenges in integrating religious values with practical life skills, particularly in cultivating students’ work ethics. Educational practices often emphasize cognitive achievement and ritual observance, while the role of work as an expression of faith receives limited conceptual attention. This article aims to analyze the concept of Qur’anic work ethic as a foundation for Islamic character education through a conceptual study of Q.S. at-Taubah [9]:105. This study employs a qualitative approach with library research as its research design. The data are analyzed through a conceptual reading of Qur’anic verses and relevant Islamic literature to formulate the principles of Qur’anic work ethics. The findings reveal that work in the Qur’anic perspective is not merely an economic activity, but a meaningful action that integrates faith, moral responsibility, and social accountability. These findings indicate that work can function as a pedagogical medium in Islamic character education to develop integrity, responsibility, and spiritual awareness. This study contributes to strengthening the conceptual framework of Qur’an-based Islamic character education in response to contemporary educational challenges
References
beriman dan berakhlak. Pendidikan Islam yang hanya menekankan aspek kognitif dan ritual berpotensi menghasilkan pemahaman keagamaan yang terpisah dari praktik kehidupan nyata.
Implikasi konseptual dari penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi etos kerja Qur’ani dalam kerangka pendidikan karakter Islam. Dengan menempatkan kerja sebagai medium pembentukan karakter, pendidikan Islam diharapkan mampu menjembatani nilai-nilai keagamaan dengan tuntutan kehidupan modern. Pendidikan karakter berbasis etos kerja Qur’ani tidak hanya membentuk kesalehan normatif, tetapi juga melahirkan individu yang bertanggung jawab, berintegritas, dan memiliki kesiapan moral dalam menghadapi dinamika sosial kontemporer.
E. DAFTAR PUSTAKA
Abd al-Hayy al-Farmawi. (1997). Al-Bidayah fi al-Tafsir al-Mawdu‘i. Dar al-Fikr.
Fazlur Rahman. (1982). slam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. University of Chicago Press.
Hasan, N. (2019). Islamic education, moral values, and character building. Journal of Indonesian Islam, 13(2).
Huda, M. (2020). Islamic Education and Moral Development. Springer.
Isma‘il Ibn Kathir. (1999). Tafsir al-Qur’an al-‘Azim. Dar Tayyibah.
Ismail, M., & Hassan, R. (2019). Work ethics from Islamic perspectives and its implications for education. International Journal of Ethics and Systems, 35(2), 254–267.
J. Mark Halstead. (2007). Islamic Values: A Distinctive Framework for Moral Education? Journal of Moral Education, 36(3), 283–296.
Kadi, W., & Aderibigbe, S. (2021). Moral education and Islamic pedagogy. Religions, 12(5), 339–339.
Lubis, M. A., & Mahamod, Z. (2018). Teaching and learning of Islamic values in education. Journal of Social Sciences and Humanities, 26(3), 1125–1142.
M. Quraish Shihab. (2002). Tafsir Al-Misbah, jilid 5 . Lentera Hati.
Muhammad ibn Jarir al-Tabari. (2001). Jami’ al-Bayan ’an Ta’wil Ay al-Quran. Dar Hijr.
Mustafa Muslim. (2000). Mabahith fi al-Tafsir al-Mawdu‘i. Dar al-Qalam.
Rahim, A., & Kamarulzaman, Y. (2020). Ethical values and character development in Islamic education. Journal of Muslim Minority Affairs, 40(3), 395–410.
Rosidin, D. (2020). Pendidikan karakter dalam perspektif Islam kontemporer. Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 1–15.
Rosnani Hashim. (2010). Educational Dualism in Malaysia. Oxford University Press.
Sahin, A. (2018). Education, Ethics and Religion. Routledge.
Sahin, A., & Francis, L. J. (2021). Islamic moral education and lived ethics. British Journal of Religious Education, 43(2), 123–136.
Sanderse, W. (2019). Character education and the cultivation of moral agency. Educational Philosophy and Theory, 51(4), 345–357.
Yusuf, M. (2022). Qur’anic ethics and character education. Journal of Islamic Education Studies, 10(2), 145–162.
Zed, M. (2008). Metode Penelitian Kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.