PENGARUH MEDIA DIORAMA TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS III SDN 14 BANDA ACEH
DOI:
https://doi.org/10.24127/att.v10i1.5014Keywords:
Media Diorama, Hasil Belajar IPAS, Pembelajaran IPAS, Sekolah DasarAbstract
Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) merupakan rumpun ilmu yang mempelajari fenomena alam dan sosial secara faktual, baik berupa peristiwa maupun hubungan sebab akibat. Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar menuntut penggunaan media pembelajaran yang mampu membantu siswa memahami konsep secara konkret dan bermakna. Salah satu media yang dapat digunakan adalah media diorama karena menyajikan materi IPAS dalam bentuk visual tiga dimensi yang menyerupai kondisi nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media diorama terhadap hasil belajar IPAS siswa Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media diorama dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar IPAS berupa pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis melalui Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar IPAS siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Uji Independent Samples t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 sehingga terdapat perbedaan hasil belajar IPAS yang signifikan antara kedua kelompok. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media diorama berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa Sekolah Dasar dalam proses pembelajaran di kelas.
Natural and Social Sciences (IPAS) is a field of study that examines natural and social phenomena factually, including events and their cause-and-effect relationships. IPAS learning in elementary schools requires the use of instructional media that can help students understand concepts in a concrete and meaningful way. One instructional medium that can be utilized is diorama media, as it presents IPAS material in a three-dimensional visual form that resembles real-life conditions. This study aims to determine the effect of using diorama media on the IPAS learning outcomes of elementary school students. The research employed a quantitative approach using an experimental method. The research subjects consisted of two groups: an experimental class that used diorama media and a control class that applied conventional learning methods. Data were collected through IPAS learning outcome tests in the form of pretests and posttests. The data were analyzed using statistical tests, including normality tests, homogeneity tests, and hypothesis testing using the Independent Samples t-Test. The results showed that the IPAS learning outcomes of students in the experimental class were higher than those of students in the control class. The Independent Samples t-Test indicated a significance value of 0.000, which is less than 0.05, demonstrating a significant difference in IPAS learning outcomes between the two groups. Based on these findings, it can be concluded that the use of diorama media has a significant effect on improving IPAS learning outcomes of elementary school students in classroom learning.
References
Angelika, K., L., W., T., S., & Mardiyani, E. R. (2023). Penerapan Media Diorama untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD pada Pembelajaran PKn. Jurnal Basicedu, 7(6). https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i6.6387
Arikunto, Suharsimi, & Safruddin, C. (2011). Evaluasi Program Pendidikan. Bumi Aksara.
Asyifatun, Nurhalimah, & Oman, F. (2025). Pemanfaatan Media Diorama Dalam Pembelajaran Ipas Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas 3 Sekolah Dasar. Akselerasi: Jurnal Pendidikan Guru M, 6(1). https://doi.org/10.35719/akselerasi.v6i1.820
Farahita, S. D., Mufiidah, N., Khilma, R. A. W., Ismail, H., Fernando, R., Sakinah, L. H., & Rahmadani, R. A. (2024). Meningkatkan Keterlibatan Siswa Melalui Media Pembelajaran Berbasis Interactive Video Lesson. Cendikia: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 1(11).
Ibad, T. N., Oktori, A. R., Wahidah, F., & Prasetyo, S. (2023). Kurikulum dan Pendidikan: Kajian Konseptual Pembelajaran Science di Madrasah Ibtidaiyah Indonesia dan Sekolah Dasar Negara Maju. AR-RIAYAH: Jurnal Pendidikan Dasar, 7(2). https://doi.org/doi:10.29240/jpd.v7i2.8674
Muhria, L., Syarifudin, A., & Wiarsih, A. (2024). Classroom Management: Improving students learning outcome through project-based learning. Jurnal Edusci, 1(5), 208–217.
Nurhaeni, T. S., Yanuarti, U. N., Dewi, P. C., & Alpian, Y. (2024). Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa di SDN Nagasari IV. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1). https://doi.org/10.31004/jptam.v8i1.13165
Rambe, J. A., & Erika, E. (2025). The use of learning media to improve student learning outcomes at elementary schools. Alacrity: Journal Of Education, 1(1), 452–460.
Septi, P. R. N., Agustina, L., Sholihah, B., & Setyaningrum, S. P. (2024). Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Melalui Model Problem Based Learning Berbantu Media Video Dan Powerpoint Interaktif Pada. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(4). https://doi.org/10.31004/jrpp.v7i4.34759
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta.
Trianto. (2014). Model Pembelajaran Terpatau Konsep,Strategi,dan Implementasinya Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bumi Aksara.