AKHLAKUL BANAAT SEBAGAI LANDASAN KETELADANAN PEREMPUAN DI ERA GLOBALISASI
DOI:
https://doi.org/10.24127/att.v10i1.5025Keywords:
akhlakul banaat; globalisasi; iffah; haya’; qana’ahAbstract
Globalisasi memicu disrupsi moral perempuan melalui hedonisme digital dan pergeseran etika. Penelitian ini bertujuan mensintesis relevansi kitab Akhlakul Banaat sebagai solusi moral menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap literatur sepuluh tahun terakhir dari basis data Google Scholar, Moraref, dan Garuda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai iffah, haya’, dan muamalah efektif menjadi filter kritis terhadap dampak negatif digitalisasi seperti objektifikasi diri dan konflik siber. Selain itu, internalisasi nilai qana’ah terbukti menjadi antitesis yang kuat dalam membentengi perempuan dari budaya konsumerisme dan standar kemewahan global di ruang digital. Implementasi nilai-nilai ini tidak bersifat anti-teknologi, melainkan membentuk karakter muslimah yang cerdas, progresif, dan berintegritas. Disimpulkan bahwa Akhlakul Banaat tetap menjadi instrumen esensial dalam penguatan moral perempuan di era modern.
Globalization triggers moral disruption for women through digital hedonism and ethical shifts. This study aims to synthesize the relevance of the book Akhlakul Banaat as a moral solution using the Systematic Literature Review (SLR) method on literature from the last ten years sourced from Google Scholar, Moraref, and Garuda. The results indicate that the values of iffah, haya’, and muamalah effectively serve as critical filters against negative digital impacts such as self-objectification and cyber conflicts. Furthermore, the internalization of qana’ah is proven to be a powerful antithesis in shielding women from global consumerism and luxury standards in the digital space. Implementing these values is not anti-technology but instead forms an intelligent, progressive, and high-integrity Muslimah character. It is concluded that Akhlakul Banaat remains an essential instrument for strengthening female character in the modern era.
References
Abror, M., & Abror, M. (2020). MODERASI BERAGAMA DALAM BINGKAI TOLERANSI : Kajian Islam dan Keberagaman memiliki sifat universal dan komprehansif . Sifat inilah yang kemudian. 1(2), 143–155.
Ada, F. U., Universitas, H., Kiai, N., Saifuddin, H., Memenuhi, U., Satu, S., Mem, G., & Agama, G. S. (n.d.). KONSEP ’IFFAH DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF TAFSIR MAQASIDI.
Akmal, A. N., Maelasari, N., Ilmu, T., & Islam, P. (2025). Pemahaman Deep Learning dalam Pendidikan : Analisis Literatur melalui Metode Systematic Literature Review ( SLR ). 8. https://doi.org/https://doi.org/10.54371/jiip.v8i3.7442
Ariyanto, D., Lukman, M., & Saefudin, A. (2023). Peran Perempuan Muslimah dan Urgensi Pendidikan Karakter Anak di Era Digital. 3(1), 53–72.
Banaat, L. I. L., Karya, J., Umar, S., & Achmad, B. I. N. (2023). VICRATINA : Jurnal Pendidikan Islam Volume 8 Nomor 4 Tahun 2023 ISSN: 2087-0678X. 8.
Baroja, U. (n.d.). AKHLAQ LIL BANAT JUZ 1.
Dari, A., Lil, K. A., Jilid, B., Tanjung, W. U., & Hakim, S. W. (2020). Birrul Walidain Perspektif Umar Bin Ahmad Baraja (Analisis Dari Kitab Al-Akhlak Lil Banin Jilid 1) Wisudatul. Jurnal Ilmiah Keislaman, 19(2), 256–266.
Fadhila Nur, R. W. R. (2022). PENDIDIKAN KARAKTER : TIPOLOGI WANITA DALAM PRESPEKTIF AL-QUR’AN. Al-I’jaz : Jurnal Kewahyuan Islam, 8(2), 238–251.
Islamy, A. (2024). Paradigma Sosial Profetik dalam bermuamalah di Media Sosial. TADBIR Jurnal Manajemejemt DAkwah, 3(1), 83–104.
Khoirina, R. (2021). Pembinaan sikap amanah dan kreatif santri pondok pesantren al falah salatiga tahun 2021. 2(1), 10–20.
Lismijar. (2024). Urgensi Pembentukan Sikap Qana’ah Pada Anak Dalam Keluarga Modern Ditinjau Menurut Perspektif Pendidikan Islam Lismijar. Rumah Jurnal Darusslam Kunir, 1–19.
Muttaqin, Z. (2009). Konsep Al-Haya’dan Implikasinya Dalam Pendidikan. 2(1).
Nim, H. A. (2023). Penanaman Nilai Akhlak Santri Melalui Kitab Akhlaqul Banat Di Pondok Pesantren Putri Habibullah Giri Banyuwangi Tahun 2022/2023.
Nur, A., Sukmaningtyas, I., Nurrohim, A., Jundy, A. M., Lovely, T., & Haqq, M. S. (2024). Etika Komunikasi Al-Qur ’ An Dan Relevansinya Dengan Komunikasi Di Zaman Modern. 4(2).
Pentingnya Menjaga Akhlak Di Zaman Globalisasi Halaman 1 - Kompasiana. (N.D.).
Puri, R., Sukarelawan, A. G., & Taabudillah, M. H. (2025). Pengaruh Sikap Qana’ah Terhadap Perilaku Hidup Sederhana Pada Mata Pelajaran Pai Puri. Tartib : Jurnal Of Educational Management, 4(2), 148–156.
Siregar, I., Hasibuan, U. Kurnia M., & Hazriyah. (2024). Prinsip Prinsip Dasar Muamalah Dalam Islam Idris Siregar Ucok Kurnia Meliala Berbagprinsip Prinsip Dasar Muamalah Dalam Islam. Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sasrta Dan Budaya (Morfologi), 2(4), 113–124. Https://Doi.Org/Https://Doi.Org/10.61132/Morfologi.V2i4.808
Sulung, U., & Muspawi, M. (2024). Memahami Sumber Data Penelitian : Primer, Sekunder, Dan Tersier. Jurnal Edu Research Indonesian Institute For Corporate Learning And Studies (IICLS), 5(September), 110–116. https://doi.org/https://doi.org/10.47827/jer.v5i3.238
Yendra, N., Wati, S., & Anas, A. (2024). Pembelajaran Kitab Al Akhlaq Lil Banaat Untuk Pembentukan Karakter Santriwati di Pondok Pesantren Ashabul Yamin Nagari Lasi Kab. Agam. Madani : Jurnal Ilmiah Multidisipline, 2(10), 269–278. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.13999537
Zahra, Z. S. (2024). Etika Diri Dan Karakter Perempuan Shalihah Dalam Kitab Al Akhlak Lil Banat Karya Syekh Umar Baradja. SKRIPSI.