PENERAPAN MEDIA DRAMA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK SISWA KELAS IX

Authors

  • Ani Tamimi Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Rulitawati Universitas Muhammadiyah Palembang, Indonesia
  • Ayu Munawaroh Universitas Muhammadiyah Palembang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24127/att.v10i1.5061

Keywords:

akhlak siswa; drama digital;media pembelajaran

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Media Drama Digital dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Siswa Kelas IX Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Masdarul Ulum Pemulutan Ogan Ilir. Pertumbuhan teknologi yang pesat dan pentingnya inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan minat serta pemahaman siswa menjadi latar untuk penelitian ini, khususnya dalam pembelajaran akidah akhlak. Media ini dipilih karena memadukan unsur seni peran, teknologi, dan nilai-nilai keislaman sehingga pembelajaran lebih menarik dan bermakna. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses penerapan media drama digital, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, upaya guru dan pihak sekolah dalam mengatasinya. Metodologi penelitian ini menggunakan desain deskriptif dan metode kualitatif. Kepala madrasah, guru Akidah Akhlak, dan siswa kelas sembilan termasuk dalam subjek penelitian. Sementara analisis data melibatkan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, metode pengumpulan data mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan Pertama, media drama digital mampu meningkatkan keaktifan, antusiasme, pemahaman, serta penginternalisasian nilai-nilai akhlak siswa. Kedua, faktor pendukung minat siswa, dukungan guru dan sekolah, kreativitas guru serta ketersediaan sarana dan prasarana, faktor penghambat keterbatasan teknologi, waktu, jaringan internet, perbedaan kemampuan siswa serta kesiapan guru. Upaya yang dilakukan kerja kelompok, pelatihan guru, bimbingan tambahan, pengelolaan waktu, peningkatan fasilitas. Dengan demikian, media drama digital dinilai efektif dan layak dikembangkan dalam pembelajaran Akidah Akhlak.

This study is entitled The Application of Digital Drama Media in the Learning of Akidah Akhlak for Ninth Grade Students at Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Masdarul Ulum Pemulutan Ogan Ilir. The rapid growth of technology and the importance of innovative learning that can increase students' interest and understanding serve as the background for this study, especially in the learning of akidah akhlak. This media was chosen because it combines elements of performing arts, technology, and Islamic values, making learning more engaging and meaningful. This study aims to describe the process of implementing digital drama media, identify supporting and inhibiting factors, and the efforts of teachers and the school in addressing them. The research methodology uses a descriptive design and qualitative methods. The subjects of the study include the head of the madrasah, Akidah Akhlak teachers, and ninth-grade students. Meanwhile, data analysis involves reduction, presentation, and drawing conclusions, and data collection methods include observation, interviews, and documentation. The findings of this study indicate that, first, digital drama media is able to enhance student activity, enthusiasm, understanding, as well as the internalization of moral values. Second, supporting factors include student interest, support from teachers and schools, teacher creativity, and the availability of facilities and infrastructure; inhibiting factors include limitations in technology, time, internet network, differences in student abilities, and teacher readiness. Efforts undertaken include group work, teacher training, additional guidance, time management, and facility improvement. Thus, digital drama media is considered effective and feasible to be developed in Akidah Akhlak learning.

References

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.

Fitriani, L., & Nurhayati, S. (2019). Pengaruh media pembelajaran digital terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan, 20(1), 55–66.

Kusumawati, S. P. (2021). Pendidikan Akidah-Akhlak di era digital. Journal of Islamic Education and Social Humanities, 1, 130–138.

Lestari, D., & Prasetyo, A. (2020). Media pembelajaran berbasis teknologi dalam meningkatkan minat belajar siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 22(1), 45–57.

Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.

Nuryanto, & Martya, A. (2021). Pengaruh penggunaan media audio-visual terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Tsanawiyah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(2), 145–156.

Pratama, R., & Hidayat, T. (2020). Hambatan penerapan pembelajaran digital di sekolah menengah. Jurnal Inovasi Pendidikan, 11(2), 98–110.

Rahman, A., & Saputra, D. (2021). Pelatihan teknologi bagi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik, 6(1), 55–67.

Rahmawati, I. (2021). Pengaruh media video terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam. Jurnal Edukasi Islam, 10(2), 221–234.

Sari, M., & Hakim, L. (2020). Peran manajemen sekolah dalam mendukung pembelajaran berbasis teknologi. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 67–79.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suparno, P. (2012). Filsafat konstruktivisme dalam pendidikan. Kanisius.

Suyadi. (2018). Diferensiasi otak laki-laki dan perempuan guru taman kanak-kanak Aisyiyah Nyai Ahmad Dahlan Yogyakarta: Studi pendidikan Islam anak usia dini perspektif gender dan neurosains. SAWWA: Jurnal Studi Gender, 13(2), 179–202.

Utami, N., & Wahyuni, S. (2019). Manajemen waktu dalam pembelajaran berbasis media audiovisual. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 8(1), 30–41.

Wahidah, S., Rahman, A., & Hidayat, M. (2022). Efektivitas media audio-visual dalam meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran Akidah Akhlak di MTs. Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 67–79.

Wibowo, A. (2021). Kreativitas guru dalam penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Guru, 5(2), 88–99.

Published

2026-06-21