MODEL PENDIDIKAN SPIRITUAL ISLAM SEBAGAI UPAYA PREVENTIF GANGGUAN KESEHATAN MENTAL SISWA

Authors

  • Nadiya Safitri Wulandari Universitas Sunan Ampel Surabaya
  • M. Yunus Abu Bakar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.24127/att.v10i1.5133

Keywords:

kesehatan mental siswa; pendidikan islam; spiritualitas; tazkiyatun nafs; upaya preventif

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi integrasi nilai-nilai spiritualitas Islam sebagai strategi preventif terhadap peningkatan fenomena gangguan kesehatan mental di kalangan siswa, seperti depresi dan kecemasan, yang meningkat signifikan pasca-pandemi. Tujuan utama kajian ini adalah merumuskan model pendidikan spiritual yang holistik melalui sintesis riset kepustakaan (library research). Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis data melalui studi dokumentasi terhadap sumber primer seperti Al-Qur’an, Hadis, dan karya klasik ulama (Imam Al-Ghazali dan Ibn Qayyim al-Jauziyyah), serta sumber sekunder berupa jurnal ilmiah dan laporan kesehatan mental global (WHO). Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep tazkiyatun nafs (pemurnian jiwa) dan penguatan tauhid berfungsi sebagai benteng psikologis yang efektif dalam meningkatkan ketahanan (resilience) siswa. Praktik spiritual seperti dzikir dan shalat secara empiris berkorelasi dengan aktivitas korteks prefrontal dan penurunan hormon kortisol sebesar 25%. Kajian ini menyimpulkan bahwa pendidikan spiritual Islam menawarkan solusi endogen yang berkelanjutan untuk membentuk qalb salim (hati yang sehat) pada siswa, melampaui pendekatan koping kognitif sekuler dalam menghadapi tantangan era digital. Model ini berpotensi menjadi rekomendasi dalam pengembangan kurikulum pendidikan karakter yang menyentuh dimensi jasad, jiwa, dan ruh secara seimbang.

The integration of Islamic spiritual principles as a preventive measure against the growth in mental health problems among students, such as anxiety and depression, which have dramatically grown in the post-pandemic period, is the subject of this study. This study's main goal is to synthesize library research in order to create a comprehensive model of spiritual education. The methodology used is a qualitative approach with data analysis through a documentary study of secondary sources like scientific journals and global mental health reports (WHO) and primary sources like the Qur'an, Hadith, and classical works by Islamic scholars (Imam Al-Ghazali and Ibn Qayyim al-Jauziyyah). The results show that the ideas of tawhid strengthening and tazkiyatun nafs (purification of the soul) are useful psychological defenses in building students' resilience. There is empirical evidence linking spiritual acts like prayer and dhikr to a 25% decrease in cortisol levels and prefrontal cortex activity. This study suggests that Islamic spiritual education outperforms secular cognitive coping strategies in tackling the problems of the digital era by providing a lasting endogenous solution for cultivating a "qalb salim" (healthy heart) in students. The creation of a character education program that balances the physical, psychological, and spiritual aspects could be guided by this paradigm.

References

Abd, A. A. (2020). Evaluation of Holy Quran & Islamic Education Curriculum of Second Intermediate Stage from Perspectives of Teachers & Supervisors of the Material: A Field Study conducted in the Directorates-General of Education in Baghdad Governorate: أشواق عبـد الحـسن عب. Journal of the College of Education for Women, 31(1), 83–99. https://doi.org/https://doi.org/10.36231/coedw.v31i1.1332

Abu-Raiya, H., and Pargament, K. I. (2011). Empirically based psychology of Islam: Summary and critique of the literature. Mental Health, Religion & Culture, 14(2), 93–115. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/13674670903426482

Akip, M., Yunus, M., and Sujarwo, S. (2025). Keterkaitan antara pendidikan agama islam dengan pemahaman konsep kesehatan mental siswa. Edification Journal: Pendidikan Agama Islam, 7(2), 255–264. https://doi.org/https://doi.org/10.37092/ej.v7i2.997

Anam, N., and Fikroni, M. R. (2020). Rabbani Education: Basic Concepts, Design and Implications of Rabbani Education Learning. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman, 31(1), 67–82. https://doi.org/https://doi.org/10.33367/tribakti.v31i1.975

Annajiyah, I., and Duwila, M. (2023). Konsep Tarbiyah Ruhaniyah dalam Pemikiran Imam Ghozali Studi Perbandingan dengan Pendidikan Modern. Arsy, 7(1). https://doi.org/https://ejournal.undar.or.id/index.php/arsy/article/view/699

Asih, Z. K., Sukino, A., and Sukmawati, F. (2025). Spiritualitas Islam sebagai Faktor Protektif Kesehatan Mental: Tinjauan Interdisipliner dalam Perspektif Pendidikan Agama dan Psikologi Klinis. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 5(2), 895–908. https://doi.org/https://doi.org/10.59240/kjsk.v5i2.337

Azman, Z., and Helandri, J. (2020). Islamic Education for Millennial Era Generations. Prodising ISID, (1), 296–317. https://doi.org/https://doi.org/10.37092/prosidingisid.v1i1.197

Badri, M. (2013). Abu Zayd al-Balkhi’s sustenance of the soul: The cognitive behavior therapy of a ninth century physician. International Institute of Islamic Thought (IIIT).

Bagir, H. (2019). Memulihkan sekolah memulihkan manusia. Noura Books.

Bakar, M. Y. A. (2015). Problematika Pendidikan Islam di Indonesia. Dirasat: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam, 1(1), 99–123. https://doi.org/https://doi.org/10.26594/dirasat.v1i1.507

Dwijayanti, N. S., and Sari, N. (2021). Profesionalisme Kinerja Guru dan Kemampuan Literasi Digital Guru Berpengaruh terhadap Kualitas Pembelajaran Daring SMK Kota Jambi. Jurnal Ilmiah Dikdaya, 11(2), 161–165. https://doi.org/10.33087/dikdaya.v11i2.211

Fajariah, M., and Suryo, D. (2020). Teacher’s education for character education. 2nd International Conference on Social Science and Character Educations (ICoSSCE 2019), 311–320. Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200130.063

FIKKRI, A. D. (2024). PENERAPAN KONSEP TAZKIYAT AL-NAFS MENURUT IMAM AL-GHAZALI DALAM PENANAMAN PENDIDIKAN AKHLAK SANTRI DI PONDOK PESANTREN MODERN AL-ALY BOJONEGORO. Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri.

Firdasari, A. A. R., and Bakar, M. Y. A. (2025). Pendidikan Islam perspektif Al-Ghazali: Integrasi Nilai-Nilai Spiritual dan Akhlak Dalam Pembelajaran. PUTIH: Jurnal Pengetahuan Tentang Ilmu Dan Hikmah, 10(1), 73–92. https://doi.org/https://doi.org/10.51498/putih.2025.10(1).73-92

Fitra, A. A. (2025). Kesehatan Mental dan Spiritualitas: Bagaimana Konsep Al-Qur’an Menghadapi Krisis Psikologis Era Kontemporer? Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 4(1), 115–130. https://doi.org/https://doi.org/10.58363/alfahmu.v4i1.281

Hanifah, S., and Bakar, M. Y. A. (2024). Konsep pendidikan karakter dalam pemikiran Ibnu Miskawaih: Implementasi pada pendidikan modern. Journal of Education Research, 5(4), 5989–6000. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1831

Hasibuan, A. D., and Purba, H. (2024). Tujuan penciptaan manusia: Perspektif ilmu kalam, tasawuf, filsafat, dan implikasinya dalam pendidikan Islam. ALACRITY: Journal of Education, 330–341. https://doi.org/https://www.lpppipublishing.com/index.php/alacrity/article/view/349

Hidayat, T., Rizal, A. S., and Fahrudin, F. (2018). Pendidikan Dalam Perspektif Islam Dan Peranannya Dalam Membina Kepribadian Islami. Jurnal MUDARRISUNA: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 8(2), 218–244. https://doi.org/https://doi.org/10.22373/jm.v8i2.3397

Indonesia, P. R. (2017). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Republic of Indonesia Law, (36).

Kuantitatif, P. P. (2016). Metode penelitian kunatitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta, Bandung.

Kurniasih, I., and Sani, B. (2015). Ragam pengembangan model pembelajaran untuk peningkatan profesionalitas guru. Jakarta: Kata Pena, 73, 87–88.

Laily, D. F. D. N., and Sopingi, I. (2025). Tawasul dalam Pendidikan Islam Perspektif Hadrotus Syaikh KH Muhammad Hasyim Asy’ari: Telaah Kitab Nurul Mubin. Revorma: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran, 5(1), 128–138. https://doi.org/http://ejournal-revorma.sch.id/index.php/mansa/article/view/136

Lestarina, N. N. W. (2021). Pendampingan remaja sebagai upaya peningkatan kesehatan mental remaja di Desa Laban Gresik. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK (PIKAT), 2(1), 1–6. https://doi.org/https://doi.org/10.35718/pikat.v2i1.332

Liana, N. (2024). Kecerdasan Emosional sebagai Sarana Peningkatan Kualitas Kehidupan dalam Perspektif Islam dan Psikolog. Al-Dirosah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(02).

Mansir, F., and Karim, A. (2020). Islamic education learning approaches in shaping students’ emotional intelligence in the digital age. Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies, 4(1), 67–86. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/004.01.04

Maulindah, D., and Bakar, M. Y. A. (2024). Tarbiyah, Ta’lim, Ta’dib: Pilar Pendidikan Islam Dalam Membentuk Generasi Berkarakter. Journal Sains Student Research, 2(6), 257–269. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jssr.v2i6.2959

Novita, A., and Bakar, M. Y. A. (2021). Konsep Pendidikan Esensialisme dalam Pembentukan Karakter Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Dirasat: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam, 7(1), 12–22. https://doi.org/https://doi.org/10.26594/dirasat.v7i1.2409

Pieper, J. Z. T., and van UDEN, M. H. F. (2006). Religie in een forensisch psychiatrische setting. Patienten van de Pompestichting over geloof/levensbeschouwing en geestelijke verzorging.

Rahmah, A., Zahara, F., Bunda, I. P., and Gusmaneli, G. (2024). Metode Pendidikan Islam Perspektif Islam. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 2(2), 212–220. https://doi.org/https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i2.193

Rahman, M. A. (2024). Agama dan psikologi (dampak spritual terhadap kesehatan mental). Al-Furqan: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 3(6), 2661–2669.

Ramadhan, B. (2019). Pendidikan Tasawuf Perspektif Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani Dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Islam. UIN Raden Intan Lampung. https://doi.org/Ramadhan, B. (2019). Pendidikan Tasawuf Perspektif Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani Dan Relevansinya Terhadap Pendidhttp://repository.radenintan.ac.id/5571/1/SKRIPSI.pdf

Sagita, K. A., Nurhajati, A. R., Setyawati, S. P., Christine, D., Adisetyo, M. B., Haifa, N. H., … Mustikaati, W. (2025). Antara Nilai, Citra Diri dan Sunyi: Tantangan Kesehatan Mental Remaja dari Lensa Psikologi Pendidikan. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(8), 5292–5302. https://doi.org/https://doi.org/10.56338/jks.v8i8.8360

Saleleubaja, J., and Santoso, S. (2024). Meningkatkan kestabilan kesehatan mental dan spiritual untuk menghadapi tantangan hidup modern dalam perspektif Kristen. Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, Dan Pendidikan, 8(1). https://doi.org/https://doi.org/10.51730/ed.v8i1.158

Salsabila, A. (n.d.). GANGGUAN KESEHATAN MENTAL DAN KUALITAS BELAJAR SISWA. https://doi.org/10.29303/socedsasambo.v2i01.6968

Sukesi, T. W., Sulistyawati, S., Khair, U., Mulasari, S. A., Tentama, F., Ghazali, F. A., … Sudarsono, B. (2023). Hubungan antara Kesehatan Lingkungan dengan Gangguan Emosional. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(2), 128–133. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jkli.22.2.128-133

Takdir, M. (2019). Psikologi syukur: perspektif psikologi qurani dan psikologi positif untuk menggapai kebahagiaan sejati (authentic happiness). Elex Media komputindo.

Wahyudi, D., and Suwandana, E. (2022). Efektivitas implementasi kebijakan akun belajar. id kemendikbud oleh tenaga kependidikan. Jurnal Kebijakan Pembangunan Daerah, 6(1), 16–26.

Wahyuningsih, H. (2008). Religiusitas, spiritualitas, dan kesehatan mental: meta analisis. Psikologika: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 13(25), 61–72.

Published

2026-06-21