Pengaruh Gender Terhadap Self Regulated Learning (SRL) Serta Implikasinya Pada Prestasi Belajar Peserta Didik
Abstract
Prestasi belajar peserta didik merupakan indikator utama keberhasilan pendidikan yang hingga saat ini masih menunjukkan variasi capaian dan belum sepenuhnya optimal. Kondisi ini mengindikasikan adanya faktor internal yang berperan, salah satunya self regulated learning (SRL). Di sisi lain, perbedaan gender menunjukkan kecenderungan variasi dalam proses belajar, namun temuan empiris terkait pengaruhnya terhadap prestasi belajar masih inkonsisten. Oleh karena itu, diperlukan analisis yang tidak hanya menguji pengaruh langsung, tetapi juga mekanisme tidak langsung melalui SRL sebagai variabel mediasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gender terhadap SRL, pengaruh SRL terhadap prestasi belajar, serta peran mediasi SRL dalam hubungan antara gender dan prestasi belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 279 peserta didik kelas XI SMA Negeri 8 Tasikmalaya tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan PROCESS Macro Model 4 dengan teknik bootstrapping sebanyak 5.000 resampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gender berpengaruh terhadap SRL dan SRL berpengaruh terhadap prestasi belajar. Namun, gender tidak berpengaruh langsung terhadap prestasi belajar. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa pengaruh tidak langsung gender terhadap prestasi belajar melalui SRL signifikan. Dengan demikian, kemampuan regulasi diri menjadi faktor utama dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)DOI: http://dx.doi.org/10.24127/jlpp.v11i1.5117
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Lihat Statistik Saya

Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro  oleh Pusat Penelitian LPPM UM METRO dilisensikan berdasarkan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution 4.0 .
Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro