Internalisasi Nilai Qiyam Al-Lail Sebagai Metode PendidikanKarakter Dalam Surah Al-Muzzammil Ayat 2

Healthy Habitue, Hidayatullah Ismail

Abstract


Penelitian ini berangkat dari urgensi penguatan pendidikan karakter di tengah fenomena krisis moral dalam masyarakat modern, yang mengindikasikan bahwa pendekatan pendidikan yang berorientasi pada aspek kognitif saja belum memadai dalam membentuk kepribadian yang utuh. Dalam konteks ini, qiyam al-lail yang termuat dalam Surah Al-Muzzammil ayat 2 dipandang memiliki potensi sebagai metode pendidikan karakter berbasis nilai-nilai spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep qiyam al-lail serta mengungkap relevansinya dalam pembentukan karakter melalui perspektif tafsir Al-Qur’an. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), menggunakan metode tafsir tahlīlī (analitis) yang dipadukan dengan pendekatan komparatif (muqāran) terhadap tafsir klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa qiyam al-lail tidak hanya dipahami sebagai ibadah ritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai pendidikan seperti spiritualitas, kedisiplinan, pengendalian diri, dan keistiqamahan yang terinternalisasi melalui proses pembiasaan, keteladanan, pengalaman spiritual, serta refleksi diri. Selain itu, qiyam al-lail memiliki keunggulan sebagai metode pendidikan karena berbasis pengalaman langsung dan mampu menumbuhkan karakter intrinsik individu. Dengan demikian, qiyam al-lail memiliki relevansi yang kuat sebagai metode pendidikan karakter dalam pendidikan Islam, baik pada ranah formal maupun non-formal.

This study is motivated by the urgency of strengthening character education amid the moral challenges faced by modern society, which indicate that cognitively oriented educational approaches alone are insufficient to develop holistic personalities. In this context, qiyam al-lail as mentioned in Surah Al-Muzzammil verse 2 is considered to have strong potential as a character education method rooted in spiritual values. This research aims to examine the concept of qiyam al-lail and explore its relevance in character formation from the perspective of Qur’anic exegesis. The study employs a qualitative approach with a library research design, utilizing the tahlili (analytical) method of interpretation combined with a comparative (muqaran) approach involving both classical and contemporary tafsir. The findings reveal that qiyam al-lail is not merely a ritual practice but also encompasses educational values such as spirituality, discipline, self-control, and consistency, which are internalized through habituation, role modeling, spiritual experience, and self-reflection. Furthermore, qiyam al-lail demonstrates its strength as an educational method due to its experiential nature and its ability to foster intrinsic character development. Therefore, qiyam al-lail holds significant relevance as a character education method within Islamic education, both in formal and non-formal contexts. 

References


al-Qurṭubī, Abū Abd Allāh Muḥammad bin Aḥmad al-Anṣārī. (2006). Al-Jāmi‘ li Aḥkām al-Qur’ān. Jilid 19, Beirut: Dār al-Kutub al-„Ilmiyyah.

Biaunillah, A. (2023). Pengaruh kegiatan Qiyamul Lail terhadap pembentukkan kecerdasan spiritual santri di Pondok Pesantren Al Jihad Surabaya. Skripsi. UIN Sunan Ampel Surabaya.

Daradjat, Z. (2008). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.

Herlina, H., Alif, M., & Syaefulloh. (2025). Pengendalian diri dalam pandangan Al-Qur'an: Studi Al-Qur'an tematik dengan pendekatan grounded theory. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keislaman, 5(2), 289-295. https://doi.org/10.55883/jipkis.v5i2.162

Hidayat, T., Rizal, A. S., & Fahrudin, F. (2018). Pendidikan Dalam Perspektif Islam dan Peranannya Dalam Membina Kepribadian Islami. Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 8(2), 218–244. https://doi.org/10.22373/JM.V8I2.3397

Hishnuddin, A., & Jazilurrahman, J. (2025). Transformative Islamic Education: The Role of Qur’anic Value Internalization in Building Santri’s Religious Character. Journal of Educational Management Research, 4(5), 1642–1654. https://doi.org/10.61987/jemr.v4i5.1153

Ibn Katsir, I. (2016). Tafsir Ibnu Katsir (Terj.). Pustaka Imam Asy-Syafi’i.

Ilhafah, I., & Fairuzah, F. (2022). Tafsir ayat-ayat qiyam al-lail: Kajian Komparatif Tafsir Ahkam Dan Tafsir Sufi. Jurnal Studi Qur’an dan Tafsir. 1(1), 64-81. https://doi.org/10.59005/jsqt.v1i1.226

Irsyad, I., Sukardi, I., & Nurlaila, N. (2022). Internalisasi nilai-nilai agama Islam dalam pembentukan budaya beragama siswa. Muaddib: Islamic Education Journal, 5(1), 13-15. https://doi.org/10.19109/muaddib.v5i1.11738

Karolina, A. (2017). Rekonstruksi Pendidikan Islam Berbasis Pembentukan Karakter: Dari Konsep Menuju Internalisasi Nilai-Nilai Al-Quran. Jurnal Penelitian, 11(2), 254-258. https://doi.org/10.21043/JUPE.V11I2.2841

Lehane, L. (2020). Experiential Learning—David A. Kolb. 241–257. https://doi.org/10.1007/978-3-030-43620-9_17

Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.

Mujahid, R., & Astutik, A. P. (2024). Pembentukan Karakter Islami Santri Melalui Pembiasaan Amal Saleh. MODELING: Jurnal Program Studi PGMI. 11(1), 754-758.

https://doi.org/10.69896/modeling.v11i1.2348

Mu'arif, R. S. (2024). Pembentukan Karakter Disiplin Melalui Qiyamul Lail di MTs Unggulan Amanatul Ummah Kembangbelor Pacet Mojokerto. Tesis. Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto.

Nurjanah, S., Saputri, H. S. P. R., Asfiyah, K., & Shodikin. (2025). Penguatan disiplin belajar melalui integrasi manajemen waktu dalam pembelajaran PAI. Gahwa: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(2), 76-83. https://doi.org/10.61815/gahwa.v3i2.560

Oktaviani, S., & Rhamadhan, Y. (2024). The Importance of Prayer in Shaping Muslim Character According to Quraish Shihab. El-Ghiroh: Jurnal Studi Keislaman. 22(1), 70-75. https://doi.org/10.37092/el-ghiroh.v22i1.711

Permana, I. S. (2024). Transcending Physical Limits To Enhance Spiritual Intelligence Of Islamic Boarding School Students Through Qiyamul Lail. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat. 20(1), 53-56. https://doi.org/10.23971/jsam.v20i1.7871

Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an. Vol. 15. Jakarta: Lentera Hati.

Suhartini, A. (2016). The Internalization of Islamic Values in Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 2(3), 429–444. https://doi.org/10.15575/JPI.V2I3.827

Suniyah, E. (2017). Qiyam al-lail sebagai pendidikan ruhani dan relevansinya bagi pembinaan akhlak santri Dalam Perspektif Sosiologi Pengetahuan:Studi Kasus di Pondok Pesantren Nuruzzahroh Kota Depok. MISYKAT: Jurnal Ilmu-ilmu Al-Qur’an. 2(2), 78-102. https://doi.org/10.33511/misykat.v2n2.77-106

Supendi, P., Palah, & Hasanah, A. (2020). Development of Character Education Models in Madrasas Through the Establishment of the Tahajud Prayer. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(2), 101–118. https://doi.org/10.14421/JPAI.2020.172-01

Ulumuddin, Ihya'. "Pengaruh Qiyamul Lail (Shalat Malam) dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Santri di Pondok Pesantren Darul Hijrah Surabaya." Ar-Fachruddin: Journal of Islamic Education, CV Zamron Pressindo, 2026.

Yusuf, S. (2012). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/jlpp.v11i1.5128

Refbacks

  • There are currently no refbacks.






Lihat  Statistik Saya

Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro  oleh Pusat Penelitian LPPM UM METRO dilisensikan berdasarkan Lisensi Internasional Creative Commons Attribution 4.0 .