Membangun Aseritifitas Remaja Sebagai Upaya Mencegah Bullying Di SMP MUhammadiyah 1 Kota Metro
Abstract
Masa remaja merupakan tahap emas dalam proses perkembangan manusia. Namun demikian, perilaku bullying yang sering muncul pada masa ini dapat menjadi ancaman serius bagi perkembangan psikologis dan sosial remaja. Penguatan karakter asertif merupakan salah satu upaya preventif yang dapat membantu remaja terhindar dari peran sebagai pelaku maupun korban bullying. Program pengabdian ini bertujuan untuk mencegah perilaku bullying pada remaja di SMP Muhammadiyah 1 Metro melalui kegiatan sosialisasi yang menekankan pemahaman tentang bullying, dampaknya, dan faktor penyebabnya, serta penguatan karakter asertif. Program ini dilaksanakan melalui konseling interaktif dan pelatihan asertif guna meningkatkan kepercayaan diri peserta dan kemampuan dalam menyatakan pendapat serta menolak perlakuan negatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman dan pengetahuan yang lebih baik mengenai bahaya dan dampak perilaku bullying, memiliki komitmen yang lebih kuat untuk mencegah bullying di sekolah, serta menunjukkan peningkatan keberanian dan kemampuan untuk menolak perilaku bullying secara asertif. Program ini menegaskan pentingnya pengembangan karakter asertif pada remaja sebagai upaya pencegahan bullying di lingkungan sekolah.
Kata kunci: Bullying, remaja, asertifKeywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Gaffney, H., et al. (2021). Effectiveness of school-based programs to reduce bullying: A systematic review. Campbell Systematic Reviews.
Hubbah, Z. H. (2025). Model intervensi sosial berbasis komunikasi asertif sebagai pendekatan strategis untuk mencegah bullying di lingkungan sekolah. Jurnal Pandawa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Kemendikbudristek. (2022). Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Kemendikbudristek.
KemenPPPA. (2023). Data kasus kekerasan terhadap anak tahun 2023. Jakarta.Kementerian PPPA
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Pendidikan.
Moore, S. E., DKK. (2017). Consequences of bullying victimization in childhood and adolescence: A systematic review and meta-analysis. World journal of psychiatry, 7(1), 60
.
Yuniarti, S., & Wulandari, T. (2022). Assertiveness training to prevent bullying. Jurnal Psikologi Pendidikan, 18(2), 155–166. https://doi.org/10.21009/JPP.182.05
Nafwari, L. F. (2024). Efektivitas Pelatihan Asertivitas Untuk Meningkatkan Harga Diri Korban Bullying. Jurnal Intervensi Psikologi.
DOI :10.20885/intervensipsikologi.vol16.iss2.art7
DOI: http://dx.doi.org/10.24127/sss.v10i1.4668
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Supported by: