Pengembangan E-Modul Peristiwa Agresi Militer Belanda II di Desa Tempuran Sebagai Bahan Ajar Sejarah Lokal di SMAN 2 Sekampung
DOI:
https://doi.org/10.24127/sd.v6i1.2726Keywords:
E-Modul, Sejarah Lokal, SMAAbstract
Bahan Ajar merupakan segala bahan yang digunakan untuk mempermudah guru/instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Oleh karena itu penelitian ini, bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar E-Modul pada mata pelajaran Sejarah Indonesia kelas XI Di SMAN 2 Sekampung yang dapat digunakan untuk mendukung proses kegiatan pembelajaran. Bahan Ajar E-Modul berisikan materi tentang Agresi Militer Belanda II di Desa Tempuran. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan R&D (Reseacrh and Development. Tahap penelitian meliputi (1) potensi dan masalah, (2) studi literatur, (3) Desain produk, (4) Validasi desain, (5) Desain Valid. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan, wawancara, angket, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan dikelas XI SMAN 2 Sekampung. Sumber data yang digunakan adalah sumber primer dan sekunder. Hasil Penelitian ini adalah Bahan ajar. E-Modul Agresi Militer Belanda II di Desa Tempuran sebagai bahan ajar sejarah lokal” yang pada tahap validasi materi dinyatakan valid/layak untuk digunakan dengan mendapat penilaian persentase sebesar 90% yang masuk kriteria “sangat baik ” sedangkan validasi desain media sebesar 92% masuk kriteria “sangat baik”. Hasil data dari responden siswa mendapat persentase dengan ini masuk kriteria “sangat baik” 84,2%.References
Agustina. D. & Ambro Kian. (2020). Pengembangan Desain media Pembelajaran Berbasis Katalog Peninggalan Sejarah Lokal Untuk Menguatkan Pemahaman Sejarah Lokal Siswa SMA Negeri 3 Menggala Tulang Bawang. Jurnal Swarnadwipa. V2 (3) h. (166).
Amboro K. (2015). Membangun Kesadaran Berawal Dari Pemahaman Relasi Pemahaman Sejarah Dengan Kesadaran Sejarah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Muhammadiyah Metro. Historia; Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah, 3. (2) :109-118
Arikunto, S. (2009). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Edisi Revisi 6. Rineka Cipta. Jakarta.
Azhar Arsyad. (2013). Media Pembelajaran. Rajagrafindo Persada. Jakarta.
Baron, R.A. & Byrne, D.B. (1994). Social Psychology. Understanding Human Interaction. Allyn & Bacon : Boston.
Brehm, S.S. & Kassin, S.M. (1993). Social Psychology. Houghton Miffilin Company : Boston.
Briggs, Leslie J. (1997). Instructional Design. Educational Technology Publications Inc. New Jersey : Englewood Cliffs.
Dewan Harian Daerah Angkatan 45. (1994). Sejarah Perjuangan Pergerakan Kemerdekaan di Lampung buku II. CV. Mataram : Bandar Lampung.
Fadhilah Syahidah & Elis Setiawati. (2018). Pengembangan Modul Sejarah Lokal Kota Metro Untuk Menguatkan Kesadaran Sejarah. Jurnal Swamadwipa. Vol 2. No.3
Femia Ridha & Sumiyatun. (2020). Pengembangan Pop Up Scarpbook Untuk Menguatkan Historical Comprehension Peserta Didik Sekolah Menengah Atas. Jurnal Swarnadwipa. V.4 (1). H (30)
Hasan, S. Hamid. (2012). Pendidikan Sejarah Indonesia. Rizqi Press. Bandung.
Sapriya. (2009). Pendidikan IPS Konsep dan Pembelajaran. PT Remaja. Bandung.
Supardan. D. (2004). Pengembangan Sejarah Berbasis Pendekatan Multikultural Dan Perspektif Sejarah Lokal, Nasional Global, Dalam Integrasi Bangsa. Disertasi Doktor pada SPS. UPI. Tidak diterbitkan. Bandung.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitafif, Kualitatif, dan R&D). Alfabeta. Bandung.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian & Pengembangan (Research and Development). Alfabeta.Bandung.
Kemendikbud. (2013). Implementasi Kurikulum 2013. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta
Nugraha, A.S. & Kuswono K. (2022). Pengembangan Alat Evaluasi Pembelajaran Sejarah Menggunakan Aplikasi Kahoot Dengan Pola Pikir Kronologis Siswa Pada Materi sejarah Kelas XII IPS di SMA Negeri 1 Kotagajah. Swarnadwipa, 3 (1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with SWARNADWIPA: Jurnal Kajian Sejarah, Sosial, Budaya, dan Pembelajarannya agree to the following terms:
Creative Commons License
SWARNADWIPA: Jurnal Kajian Sejarah, Sosial, Budaya, dan Pembelajarannya is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. SWARNADWIPA offers all authors of journal articles allows their research openly available, free access and time restrictions.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY license, authors retain ownership of the copyright for their article, but authors grant others permission to use the content of publications in SWARNADWIPAÂ in whole or in part provided that the original work is properly cited. Users (redistributors) of SWARNADWIPA are required to cite the original source, including the author's names, SWARNADWIPA as the initial source of publication, year of publication, volume number and DOI (if available).