KAJIAN SEMIOTIKA HUNIAN RUMAH TRADISIONAL LAMPUNG DI DESA WANA KECAMATAN MELINTING LAMPUNG TIMUR TAHUN 2021-2022
DOI:
https://doi.org/10.24127/sd.v7i2.3017Keywords:
Kajian Semiotik, Nilai Eksotis, Ragam Hias, Makna SimbolisAbstract
Rumah Tradisional Nuwo Balak merupakan rumah tradisional Lampung, ciri khas kebudayaan di Desa Wana Lampung Timur yang sampai saat ini masih terus dilestarikan oleh masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai eksotis, struktur ragam hias dan makna simolis pada hunian rumah tradisional Lampung di Desa Wana Lampung Timur. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara, dan studi dokumen. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, nilai eksotis yang berupa ukiran dan ornamen yang terdapat pada dinding Rumah Nuwo Balak akan melewati berbagai proses perencanaan yang matang dan tidak terlepas dari adat istiadat yang telah ditetapkan sebagai sumber hukum yang berlaku di masyarakat. Struktur ragam hias dari ornamen rumah tradisional Nuwo Balak terdapat tiga jenis bentuk yaitu geometris, fauna dan flora. Selain untuk memenuhi fungsi estetik, struktur ragam hias juga bermakna simbolik yang berfungsi sebagai media rupa untuk menyampaikan pesan. Sedangkan makna simbolis yang terdapat dalam Rumah Nuwo Balak dimaknai sebagai tanda status sosial, makna dan harapan suatu tujuan, misalnya harapan kekuatan, kemenangan, kesejahteraan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with SWARNADWIPA: Jurnal Kajian Sejarah, Sosial, Budaya, dan Pembelajarannya agree to the following terms:
Creative Commons License
SWARNADWIPA: Jurnal Kajian Sejarah, Sosial, Budaya, dan Pembelajarannya is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. SWARNADWIPA offers all authors of journal articles allows their research openly available, free access and time restrictions.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY license, authors retain ownership of the copyright for their article, but authors grant others permission to use the content of publications in SWARNADWIPAÂ in whole or in part provided that the original work is properly cited. Users (redistributors) of SWARNADWIPA are required to cite the original source, including the author's names, SWARNADWIPA as the initial source of publication, year of publication, volume number and DOI (if available).