From History to Architecture: Speelwijk Fort: A Symbol of Dutch Dominance Over Banten

Reisya Aulia Khabiba, Vilza Azzahra, Nafatul Aimah, Lukman Hakim, Reika Fajrio, Abd Rahman Hamid, Agus Mahfudin Setiawan

Abstract


This article examines the historical establishment of Fort Speelwijk as a symbol of Dutch and Banten Sultanate relations. The study aims to explore cultural acculturation and shifts in governance arising from their interaction. This research uses the historical method, including heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. Built in Dutch architectural style by Hendrik Lucaz Cardeel and named after Governor-General Cornelis Janszoon Speelman, the fort functioned as the VOC's representative office in Banten. The findings reveal cultural acculturation in construction techniques, including brick and coral stone reinforced with lime, reflecting the local concept of “Gawe Kuta Baluwarti Bata Kalawan Kawis.†Economically, the VOC’s tax imposition led to rising commodity prices, burdening locals and weakening the Sultanate’s economic sovereignty. Additionally, the study explores local myths surrounding the fort, such as the story of Catharina Maria Van Doorn. After its 1994 restoration, Fort Speelwijk emerged as a prominent historical and educational tourism site.


Keywords


Fort Speelwijk, Banten Sultanate; VOC; cultural acculturation; colonial history

Full Text:

PDF

References


Adhea Tsabitah Sulistiyo, and Syihabuddin Syihabuddin. 2022. “Cinta: Objek Dan Puisi (Konsep Cinta Erich Fromm Dalam Puisi-Puisi Karya W.S Rendra).†Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Budaya 2 (1): 01–18. https://doi.org/10.55606/jpbb.v1i2.883.

Amalia, Shafira. n.d. “Keindahan Wisata Situs Kesultanan Banten-2020-11-21T00_45_08.â€

antara Sultan Ageng Tirtayasa dengan VOC Dan Sultan Haji, Konflik, and Nina Herlina. 2024. “Konflik Antara Sultan Ageng Tirtayasa Dengan Voc Dan Sultan Haji.†Jurnal Kajian Ilmu Sosial Dan Humaniora Berbasis Kearifan Lokal 3 (1): 30–34.

Anwar, Saepul. 2022. “Berdirinya Kerajaan Banten.†Jurnal Pendidikan Sejarah.

Danil Fajarudin. 2020. “Tinjauan Historis Tentang Hubungan Lampung Dengan Banten Di Bidang Politik Dan Ekonomi Dalam Perkembangan Masyarakat Lampung Pada Abad 16-18 M.â€

Hamid, Abu. 1994. Syekh Yusuf Makassar : Seorang Ulama, Sufi Dan Pejuang.

Indriani, Herni. 2018. “Strategi Sultan Ageng Tirtayasa Dalam Memperhatikan Kesultanan Banten.†Jurusan Ilmu Hadist UIN Sultan Maulana Hasanuddin.

Laksmi, Bintang Widya. 2017. “Masjid Agung Banten : Perpaduan Tiga Budaya Dalam Satu Arsitektur,†A365–68. https://doi.org/10.32315/sem.1.a365.

Muhammad Anis, et al. 2021. Mengulik Sejarah Bentengspeelwijk. Edited by M.A. M. Nandang Sunandar. Sukabumi: Haura Publishing.

Mulyanto, Heru. 2022. “Posisi Buton Dalam Arus Sejarah Indonesia.†Humanis 26 (2): 215. https://doi.org/10.24843/jh.2022.v26.i02.p07.

Muzhiat, Aris, and Iik Arifin Mansurnoor. 2020. “Gerakan Kudeta Dan Polemik Di Kesultanan Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Pendahuluan Sekitar Pertengahan Abad Ke-XVII,†1–15.

Pawitro, Udjianto. 2014. “‘Benteng-Benteng’ Peninggalan Kolonial Belanda Di Pulau Jawa (Telaah Evaluatif : Letak / Posisi , Kegunaan Dan Antipasi Masa Mendatang).†Seminar Nasional Arsitektur Pertahanan, 24–33.

Rahmatullah, M Asep, and Suhaeni. 2021. “Hidup Dan Perjuangan Syekh Yusuf.†Islamika 15 (2): 11–19.

Rifqiawati, Ika, Enggar Utari, Muhammad Jafar Aulia, and Tazkia Salsabila. 2023. “Riwayat Bangunan Bersejarah Sebagai Peninggalan Masa Kesultanan Banten.†Agastya: Jurnal Sejarah Dan Pembelajarannya 13 (2): 145. https://doi.org/10.25273/ajsp.v13i2.14491.

Rosyadi, I. 2020. “Syekh Muhammad Yusuf Al-Makassari: Sosok Seorang Ulama, Mursyid Tarekat, Dan Pejuang Nusantara Yang Fenomenal.†Al Qalam.

Siregar, Ahmad Rajab. 2023. “Respons Sultan-Sultan Banten Terhadap Intervensi Belanda Tahun 1684-1811†22 (2): 193–212.

Sukmana, Wulan Juliana. 2021. “Metode Penelitian Sejarah. Jakarta.†Seri Publikasi Pembelajaran 1 (April): 1–4. http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/tsaqofah/article/view/3512.

Syafitri, Adesta, Adinda Dwi Ariesta, Maryamah Maryamah, and Romsiah Berlianna. 2023. “Akulturasi Budaya Pada Arsitektur Bangunan Di Palembang.†EDUSAINTEK: Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi 11 (2): 694–707. https://doi.org/10.47668/edusaintek.v11i2.1060.

Viora, Dwi. 2018. “Sejarah, Mitos, Dan Parodi Dalam Penciptaan Karya Sastra Modern Indonesia Warna Lokal.†Jurnal Basicedu 1 (2): 66–75. https://doi.org/10.31004/basicedu.v1i2.8.

Wasino, and Endah Sri Hartatik. 2018. “Metode Penelitian Sejarah (Dari Riset Hingga Penelusuran.†Seri Publikasi Pembelajaran, 11.

Wibowo, Tubagus Umar Syarif Hadi. 2018. “Gawe Kuta Baluwarti Bata Kalawan Kawis, Sebuah Konsep Historis Dan Simbolis.†Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah 4 (1): 69. https://doi.org/10.30870/candrasangkala.v4i1.3434.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/sd.v9i2.4235

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 SWARNADWIPA: Jurnal Kajian Sejarah, Sosial, Budaya, dan Pembelajarannya

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.