IMPLEMENTASI DAKWAH FARDIYAH MELALUI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBANGUN KARAKTER PROFETIK MAHASISWA (STUDI DI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO)

Junaidi Songidan, Iswati Iswati, Fahmi Fauzan Al-Madany

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Dakwah Fardiyah Melalui Pendidikan Islam dalam membangun karakter profetik mahasiwa. Penelitian dilakukan terbatas pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UM Metro. Dalam ajaran Islam da’wah merupakan fardhu a’in. Namun ada pendapat lain di kalangan ulama yang menghukumi dakwah adalah fardhu kifayah. Setiap muslim dan muslimah yang sudah baliq, sehat jasmani dan rohani pada profesi apapun sebenarnya bisa melakukan dakwah. Terlebih profesi sebagai pendidik maka ladang dakwah terhampar luas di depan mata. Dalam implementasinya sebagai pendidik di perguruan tinggi, dosen dapat melakukan peran fardiyah khususnya pada subjek pembelajaran yakni mahasiswa.

Pendidikan Islam di UM Metro di wadahi dalam mata kuliah wajib umum yakni AIK. AIK memegang peranan yang sangat penting sehingga yang merupakan indikator terpenting dari seberapa baik mata kuliah AIK berjalan adalah pergeseran sikap, keyakinan, dan perilaku mahasiswa menuju kebajikan untuk  menuju visi UM Metro, yaitu berkarakter profesional profetik, kekinian, dan mencerahkan.

Rasul harus memiliki sifat kenabian atau karakter kenabian utama yaitu kejujuran (shiddiq), kehandalan, komunikasi (tabligh), dan kecerdasan (fathanah).Melalui dakwah fardiyah dosen AIK dalam rangka membangun karakter profetik kontekstualisasinya dapat dilihat dari Empat unsur berikut ini membentuk empat sifat kenabian: Pertama, mereka yang telah menginternalisasi nilai-nilai kenabian pun akan menularkan kebenaran dan nilai-nilai kemanusiaan ke berbagai kalangan asalkan selalu berpedoman pada hati nurani dan kebenaran, menghindari hawa nafsu dan pengaruh lingkungan yang merugikan. Kedua, orang ini menjaga profesionalitas dan pengabdiannya, mampu menjalankan amanatnya, dan akan menyelesaikan tanggung jawab utama sesuai dengan amanat tersebut. Ketiga, individu ini memiliki penguasaan komunikasi interpersonal. Keempat, karena memiliki kecerdasan yang berbeda-beda, ia merupakan sosok yang mampu mencari solusi atas persoalan. Seorang guru tidak  harus menguasai semua cabang ilmu, cukup memperdalam apa yang mampu dan mungkin, kemudian maksimal dalam mendidik mewujudkan nilai-nilai profetik pada muridnya.


Keywords


Dakwah Fardiyah, Pendidikan Islam, Pendidikan karakter, Profetik

References


Agus Wibowo. 2013. Pendidikan Karakter Anak Usia Dini. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Al-Attas, Syeed Naquib. 1979. Aims and Onjectives of Islamic Education. Jeddah: King Abdul Aziz Univercity.

Daradjat, Zakiyah. 1982. Kepribadian Guru. Jakarta: Bulan Bintang

Depag RI. 2010. Al Qur’an dan Terjemahnya.Bandung: CV Diponegoro

Departemen Pendidikan Nasional RI, 2003, UU RI No. 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas ( Sistem Pendidikan Nasional ), ( Jakarta : Sinar Grafika

Hamzah Ya’qub, 1985, Etika Islam Pengantar Akhlaqulkarimah (Suatu Pengantar), (Bandung: Diponegoro

Hidayat, Arad.dan Imam Machali. 2012. Pengelolaan Pendidikan: Konsep, Prinsip, dan Aplikasi, dalam Mengelola Sekolah dan Madrasah. Yogyakarta: Kaukaba.

Kuntowijoyo, (2008). Paradigma Islam: Interpretasi Untuk Aksi, Jakarta: Mizan.

Mudhofir Abdullah. 2014, Perbandingan Dakwah. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muslim Nurdin, et.al. 1993. Moral Islam dan Kognisi Islam. Bandung: Alabeta.

Ngainun Naim. 2012. Character Building. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Pimay, Awaludin. 2006. Metodologi Dakwah, Kajian Teoritis dari Khazanah Al-Qur’an. Semarang: RaSail.

Roqib, Moh. dan Nurfuadi. 2009. Kepribadian Guru: Upaya Mengembangkan Kepribadian Guru yang Sehat di Masa Depan. Yogyakarta: Grafindo & STAIN Press.

Shafwan, Hanbal Muhammad. 2014.Intisari Sejarah Pendidikan Islam. Solo: Pustaka Arafah.

Sri Herianingrum, Implementasi Nilai Tabligh Pada Tenaga Pengajar dalam Proses Belajar Mengajar di Madrasah Aliyah Negeri Mojokerto, Jurnal. Vol. 2 No. 10 Oktober 2015

Srijanti, Purwanto s.k, Wahyudi Pramono.2007, Etika Membangun Masyarakat Islam Modern, Yogyakarta, graha ilmu.

Suisyanto. 2006. Pengantar Filsafat Dakwah. Yogyakarta : Teras.

Yakan, fathi, 1983, Madza Ya’ni Intima’I li al Islam, Beirut:Mu’assasah al Rialah

Zamroji, Muhammad. 2012. Manhaj Dakwah Insan Pesantren. Kediri: Kalam Santri Press.

Zuhairini dkk. 1977. Metodik Khusus Pendidikan Agama. Surabaya: Usaha Nasional.




DOI: http://dx.doi.org/10.24127/jlpp.v7i2.2395

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Junaidi Songidan, Iswati Iswati, Fahmi Fauzan Al-Madany



View My Stats



Creative Commons License
Jurnal Lentera Pendidikan by Pusat Penelitian LPPM UM METRO is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.