PERAN GURU SEBAGAI MOTIVATOR DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS X SMA N 6 METRO
DOI:
https://doi.org/10.24127/sd.v1i2.622Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru sangat dominan untuk meningkatkan prestasi dan minat peserta didik melalui motivasi, guru selain sebagai tenaga pengajar juga sebagai motivator bagi peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Peran guru dalam memotivasi peserta didik dalam pembelajaran sejarah kelas X SMA Negeri 6 Metro, adalah sebagai berikut: a. memberikan suasana senang saat awal masuk kelas, b. memberikan nasihat di sela-sela proses pembelajaran di dalam kelas, c. menata ruang kelas agar peserta didik nyaman di dalam kelas. Beberapa kendala atau kesulitan yang dihadapi guru dalam pembelajaran sejarah di kelas X SMA Negeri 6 Metro, sebagai berikut: a. Saat guru memberikan motivasi ke peserta didik terkadang peserta didik sibuk berbicara dengan peserta didik yang lainnya, b. terkadang peserta didik juga mengganggu teman yang sedang fokus saat pembelajaran, c. Peserta didik tidak memperhatiakan guru saat proses pembelajaran sejarah, d. Peserta didik memiliki karakter yang berbeda-beda. Simpulan dalam penelitian ini adalah bagaimana cara guru memotivasi peserta didik dalam pembelajaran sejarah kelas X SMA Negeri 6 Metro; guru memberikan suasana senang saat awal masuk kelas, guru memberikan nasehat di sela-sela proses pembelajaran, guru mendekor kelas agar peserta didik nyaman.ÂReferences
Kartodirdjo, Sartono. (1993). Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Sagala, Syaiful. (2009:01). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta
Sutopo, HB. (2002). Metode Penelitian Kualitatif. Surakarta: UNS Press.
Subur .(2015). Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Sejarah Indonesia Melalui Metode Group Investigation Pada Siswa Kelas X Titl B SMK N 1 Purworejo Tahun Pelajaran 2014-2015. http://repository.upy.ac.id/225/.html. Diakses 8 Desember 2016 pukul 21:00.
Widja, I Gde. (1989). Pengantar Ilmu Sejarah: Sejarah dalam Perspektif Pendidikan. Semarang: Satya Wacana.
Widja, I Gde. (1991). Sejarah Lokal Suatu Perspektif dalam Pengajaran Sejarah. Bandung : Angkasa.
Yen K. Robert. (2011). Studi Kasus; Desain dan Metode. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Downloads
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with SWARNADWIPA: Jurnal Kajian Sejarah, Sosial, Budaya, dan Pembelajarannya agree to the following terms:
Creative Commons License
SWARNADWIPA: Jurnal Kajian Sejarah, Sosial, Budaya, dan Pembelajarannya is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. SWARNADWIPA offers all authors of journal articles allows their research openly available, free access and time restrictions.
All articles published Open Access will be immediately and permanently free for everyone to read and download. Under the CC-BY license, authors retain ownership of the copyright for their article, but authors grant others permission to use the content of publications in SWARNADWIPAÂ in whole or in part provided that the original work is properly cited. Users (redistributors) of SWARNADWIPA are required to cite the original source, including the author's names, SWARNADWIPA as the initial source of publication, year of publication, volume number and DOI (if available).





